PMII Minta Kejari Batam Dicopot
BATAM - Puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Batam menggelar aksi demo di Kantor Kejaksaan Negeri Batam yang mendesak agar Kepala Kejaksaan Negeri Batam segera dicopot karena dinilai tidak mampu menyelesaikan perkara korupsi yang ada di Batam ini (4/2/15).
Tongku April, selaku Ketum PC PMII Kota Batam, mengatakan banyak perkara korupsi yang berhenti ditengah jalan, yang diduga adanya oknum yang bermain sehingga banyak perkara dugaan korupsi yang tidak terselesaikan, untuk itu copotkan jabatan Kepala Kejari Batam.
“copot jabatan Kepala Kejari Batam karena tidak bisa menyelesaikan dugaan kasus korupsi di Kota Batam”, ujar April.
Bukan hanya itu saja, mereka juga meminta kejelasan tentang dugaan kasus korupsi dana anggaran perayaan tahun baru 2013 oleh Dinas Pariwisata Kota Batam. Dugaan kasus pengadaan lampu hias dalam acara MTQ Nasional di Batam maupun kasus suap pejabat Dinas Pendidikan Kota Batam terhadap anggota DPRD Kota Batam periode 2009-2012.
Ada lagi perkara kasus Andalalin (Analisis Dampak Lalu Lintas), retribusi parkir dan kasus KIR Dinas Perhubungan Kota Batam yang disebut telah menetapkan tersangka namun status hukumnya tidak jelas. Usut tuntas dugaan korupsi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Dinas Sosial Kota Batam serta dugaan korupsi pengadaan Alat Kesehatan (ALKES).
April juga menambahkan, “kemana semua perkara tersebut. Banyak yang diperiksa tapi sampai sekarang belum ada satu pun yang jadi tersangka. Kami mewakili masyarakat sangat kecewa”.

