Anggota TNI Tewas Gantung Diri di Sel Tahanan
Anggota TNI dari Batalion Infanteri 123/RW, Prajurit Dua (Prada) BBS ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi sel tahanan Sub Denpom 1/2-3 Padang Sidempuan, Sumatera Utara.
Prada BBS tewas gantung diri dengan menggunakan tali sepatu dinas yang diikatkan ke lehernya dan meletakkan tali tersebut ke jeruji besi kamar mandi sel tahanan tersebut.
Informasi yang dihimpun, keberadaan mayat Prada BBS pertama kali diketahui oleh Suluk Siregar, seorang PNS Subdenpom yang kala itu tengah memeriksa sel tahanan.
"Yang pertama tahu namanya Suluk, PNS yang lagi dinas memeriksa tahanan. Saat melihat mayat tersebut tergantung, dia langsung teriak dan meminta pertolongan sama petugas lainnya. Begitu diturunkan, beliau sudah tidak bernyawa,” ujar seorang personel TNI yang enggan disebut namanya, Jumat (6/2/2015) dini hari.
Aksi gantung diri Prada BBS ini disinyalir karena dirinya tidak siap mental menjalankan tugas sebagai seorang personel TNI. Khususnya sebagai personel batalion infanteri yang identik dengan pasukan tempur.
"Korban sudah berulang kali lari dari kesatuan, dan setiap lari pasti dikembalikan ke kesatuan oleh ibunya. Terakhir pada awal tahun 2015, korban diantar oleh orang tuanya ke Subdenpom Padang Sidempuan, dan sampai tadi masih ditahan di sana," ujar personel TNI tersebut.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Sub Denpom 1/2-3 Padang Sidempuan maupun Penerangan Kodam I/BB atas peristiwa bunuh diri Prada BBS ini. Namun didapat informasi, jika jasad korban telah dibawa ke RS TNI Losungbatu, Padang Sidempuan untuk diautopsi.
*Okz

