Masyarakat Sampaikan Usulan Pemerataan Pembanguan
KARIMUN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Karimun dapil Kundur, Rabu (11/2) menggelar reses. Kegiatan reses tersebut diikuti 9 orang anggota DPRD asal Kundur.
Reses yang dilaksankan selama enam hari itu diikuti Ketua DPRD Karimun H.M Asyura yang juga asal dapil Kundur, Hj.Rohani, Abdul Hafiz, Suharsono, Azmi, HM.Taufiq, Fahrurrazi, Marjaya dan Rasno. Rencananya, besok kesembilan wakil rakyat se Kundur itu akan melaksanakan kegiatan yang sama di Kecamatan Kundur Utara bersamaan dengan kegiatan Musrenbang di wilayah tersebut. Sebelumnya, kesembilan DPRD dapil Kundur ini juga telah melaksanakan reses pertamanya di Kecamatan Belat beberapa hari kemarin. Untuk hari ini reses dilaksankan ke Kecamatan Ungar dan Kundur.
Ketua DPRD Karimun H.M Asyura mengatakan untuk Kecamatan Ungar yang merupakan pemekaran dari Kecamatan Kundur masih sangat membutuhkan aliran listrik yang belum sempurna menyala dan hanya dapat dinikmati sejak pukul 17.00 WIB sampai pukul 07.00 WIB keesokan paginya.
Sedangkan untuk daerah Kelurahan Gading Sari Kecamatan Kundur sendiri ini kali pertama dilakukan reses. Dan kedua lokasi ini merupakan daerah pemerkaran yang hingga kini memang butuh perhatian pemerintah.
"Ini kali pertama kami menggelar reses di dua titik yang merupakan wilayah pemekaran. Dari kedua lokasi yang berbeda tersebut memang masih minim fasilitas atau infrtastruktur, sehingga akan kita akomodir. Kebutuhan yang paling mendesak seperti akses jalan, normalisasi sungai, sarana pendidikan, aliran listrik, kantor pemerintah dan pelabuhan," ucap politisi dari Partai Golkar, HM.Asyura, Rabu (11/2).
Untuk jalan di Gading Sari menurut Atan Asyura dinilai cukup banyak yang harus dibangun, seperti dari Tanjung Sari ke Gading, kemudian dari Tanjung Sari ke Lubuk yang merupakan jalan penghubung antara Desa Lubuk dan Kelurahan Gading Sari.
"Kita harapan dengan ada pembangunan di Gading Sari yang nantinya akan dicanang sebagai lokasi wisata akan meninggakatkan pendapatan daerah. Apa lagi Gading Sari merupakan pantai yang sangat berbatasan dengan daerah Riau," ungkap Atan.
Saat disinggung tetang akan dibangunnya pelabuhan bongkar muat, Atan sanggat mendudukung program pemerintah keluarahan Gading Sari. Dengan adanya pelabuhan bongkar muat nantinya dapat juga membantu masyarakat sekita untuk pertumbuhan ekonomi.
"Saya akan mengusulkan apa yang menjadi hajat dan kebutuhan masyarakat ersebut dan mudah-mudahan ada yang sudah bisa dikerjakan untuk tahun ini, dana saya juga berharap masyarakat juga bersabar," tutur Atan Asyura.

