Posisi Bank Indonesia Dilematis
Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Fauzi Ichsan menilai saat ini Bank Indonesia menghadapi dilema antara menggerakkan pertumbuhan ekonomi dengan suku bunga yang rendah atau tetap melakukan kebijakan ketat.
"Ini memang dilema yang dialami oleh BI, di satu sisi pemerintah menginginkan pertumbuhan ekonomi yang pesat dan Wakil Presiden juga sempat secara publik meminta BI menurunkan suku bunga, namun di sisi lain BI tidak bisa menurunkan suku bunga dengan mudah," ujar Fauzi di Jakarta, Jumat.
Fauzi menuturkan, Presiden Joko Widodo sewaktu kampanye memang sempat menjanjikan pertumbuhan ekonomi mencapai 7 persen setahun.
Namun, lanjutnya, jika pertumbuhan ekonomi dipicu setinggi itu maka otomatis impor modal dan bahan baku ke Indonesia juga akan meningkat.
"Otomatis otomatis defisit neraca transaksi berjalan Indonesia melebar dan rupiahnya bisa semakin terpuruk," kata Fauzi.

