Restrukturisasi Mesin Tekstil, Pemerintah Indonesia Siapkan Rp 100 M

Diterbitkan oleh pada Sabtu, 14 Februari 2015 06:55 WIB dengan kategori Bisnis dan sudah 833 kali ditampilkan

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyiapkan anggaran sekitar Rp100 miliar untuk melanjutkan program restrukturisasi atau peremajaan mesin industri tekstil dan produk tekstil (TPT) tahun ini, guna meningkatkan daya saing tekstil nasional.



"Pada 2015 program restrukturisasi mesin TPT akan terus dijalankan, sehingga industri tekstil tetap berkembang," kata Menperin Saleh Husin pada kunjungan kerja kedua pabrik tekstil di Surakarta dan Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat.



Ia menegaskan industri tekstil masih menjadi unggulan untuk mendorong peningkatan ekspor nonmigas dan penyerapan tenaga kerja.



"Jangan sampai industri (tekstil) ini terganggu yang menyebabkan ia bergeser ke luar Indonesia," katanya. Apalagi diakuinya industri tekstil yang padat karya juga rentan oleh aksi demonstrasi buruh.



Saleh menilai program restrukturisasi mesin berupa bantuan pembelian peralatan produksi dengan teknologi baru yang sudah berjalan sejak 2007 itu telah mampu meningkatkan produktivitas industri tekstil antara 4-10 persen, efisiensi energi sekitar 2-8 persen, serta peningkatan penyerapan tenaga kerja sebanyak 241.835 orang.



"Program ini sangat bermanfaat dan mengurangi tingkat pengangguran," ujarnya.(ANT)