Buka Rapimnas, Gubri Optimis KAMMI Cetak SDM Unggul
Persoalan dilematis negara menuntut angkatan muda untuk melakukan konsolidasi niat, strategi dan sikap tegas agar Indonesia tetap selamat dan seluruh cita-cita kemerdekaan negeri terwujud.
Kunci pembangunan adalah sumber daya manusia (SDM). Keberadaan SDM unggul akan menentukan suksesnya pembangunan suatu daerah dan bangsa.
Ketika membuka Rapimnas Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman memaparkan, daerahnya akan maju dengan dukungan potensi SDM yang baik.
"Sumber daya manusia adalah salah satu kunci utama di antara yang lainnya. Saya yakin kader-kader KAMMI se-Indonesia umumnya dan Riau khususnya bisa menjadi elemen SDM unggul," kata Arsyadjuliandi, dalam siaran pers KAMMI kepada Okezone, Kamis (19/2/2015).
Menurut Arsydjuliandi, Riau sendiri memiliki arti penting di Sumatera dan Indonesia. Selain SDM, keberadaan Riau juga didukung dengan potensi sumber daya alam (SDA) yang mereka miliki.
"Riau adalah provinsi dengan perkembangan ekonomi tertinggi pertama di Sumatera, dan nomor lima di Indonesia," tuturnya.
Rapimnas KAMMI sendiri mengangkat tema "Mengokohkan Peran Kebangsaan dan Masyarakat KAMMI dalam Mewujudkan Cita-cita Kemerdekaan Indonesia." Wakil Ketua Umum PP KAMMI Tatang Yusuf Iskandar memaparkan, Rapimnas tersebut akan membahas isu serta sejumlah agenda gerakan untuk ke depannya. (OKZ)
Tatang menilai, bangsa dan daerah yang besar seharusnya mampu mewujudkan kedamaian dan ketertiban bersama, terjalinnya relasi hubungan baik dengan banyak pihak, dan adanya jaminan kesejahteraan segenap rakyat. "Terakhir, itu semua harus dibungkus dengan pribadi yang kokoh iman dan moralnya," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Umum PP KAMMI Andriyana menuturkan, agenda rapimnas tersebut dirancang agar kian memunculkan nasionalisme pada pimpinan KAMMI.
"Dengan demikian, KAMMI diharapkan mampu mengambil tanggung jawab permasalahan negeri tercinta pada masa mendatang," ujar Andriyana.
Rapimnas KAMMI 2015 dihadiri juga pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Wakil Rektor Universitas Riau serta Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Provinsi Riau.

