Lahan Bermasalah di Kepri Bakal Diinventarisir Polda Kepri
BATAM - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepulauan Riau (Kepri) mengumpulkan data atas banyaknya laporan warga mengenai lahan-lahan untuk fasisitas umum dan sosial, namun diperjualbelikan oleh pengembang dan oknum pegawai BP Batam untuk keperluan lain.
"Kami masih dalam tahap mengumpulkan alat bukti atas permasalahan lahan tersebut. Belum sampai pada tahap memeriksa saksi," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Pol Syahar Diantono di Batam, Selasa.
Ia membantah Penyidik Ditreskrimsus Polda Kepri sudah memeriksa saksi-saksi termasuk dari BP Batam selaku pihak yang diberikan kewenangan mengalokasikan lahan di Batam.
"Belum, masih mengumpulkan alat bukti atas banyaknya dugaan pengalih fungsian fasilitas umum dari developer untuk masyarakat pembeli rumah yang justru dijual untuk pembangunan ruko atau fasilitas komersil lain," kata dia.
Permasalahan lahan pada 2015 memang menjadi salah satu prioritas penanganan oleh Polda Kepri agar tidak menimbulkan konflik pada kemudian hari. (ANT)

