Sangkakala, Visualisasi Puisi Tutup MTQ Kecamatan Kundur

Diterbitkan oleh pada Jumat, 20 Februari 2015 08:47 WIB dengan kategori Karimun dan sudah 1.925 kali ditampilkan

KARIMUN - Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Kecamatan Kundur resmi ditutup pada Kamis (19/2) malam oleh Wakil Bupati Karimun H. Aunur Rafiq.

 

Kegiatan yang dibuka pada Senin (16/2) lalu ini ditutup dengan pembagian hadiah para pemenang cabang lomba Tilawah, Syarhil, Fahmil, Tartil, dan Khatil untuk berbagai kategori. Pada pagelaran tahunan ini, Kelurahan Gading Sari menjadi Juara Umum sekaligus merebut piala dari Kelurahan Tanjung Batu Barat.
 
Ada hal menarik dalam seremonial penutupan kali ini yaitu penampilan 'Sangkakala'. Visualisasi puisi yang dipadukan dengan gerak tari dan musik kontemporer ini, disajikan oleh kolaborasi Sanggar Talang Pusaka dan Pusat Latihan Seni Celutak Rhythm yang juga tampil mengisi nasyid pada pra-acara.
 
Ketua Sanggar Talang Pusaka, Roha menyatakan penampilan ini merupakan ide kreatif untuk memeriahkan penutupan MTQ Kecamatan Kundur. "Visuliasasi puisi yang kami kolaborasikan dengan gerak tari dan musik. Itu sebabnya kami gandeng Celutak Rhythm karena secara musikalitas, mereka memang bagus." ujarnya.
 
Sementara itu, Indra Irwansyah dari Celutak Rhythm menyatakan konsep dari 'Sangkakala' yaitu menceritakan tentang kematian dan berakhirnya dunia. "Dunia semakin lama semakin tua, banyak kebatilan merajalela, hingga akhirnya ditiuplah Sangkakala. Kami hanya ingin menggambarkan bahwa manusia harus memperbaiki diri dengan bertobat dan beramal. Salah satunya adalah banyak membaca Al-Qur'an dan mengamalkan isi kandungannya." ujar Ketua Divisi Tari di sanggar yang didirikan tahun 2014 lalu ini.
 
Penampilan mereka mendapatkan respon positif dan menarik perhatian para penonton. Tepuk tangan riuh dari penonton membahana seiring berakhirnya penampilan mereka. "Luar biasa, buat saya merinding. Salut untuk mereka, layak untuk tampil di tingkat Kabupaten dan Provinsi." ujar Abdul Gani salah satu penonton.