Kenyamanan dan Keamanan Kapal Istiqomah dan Marine Hawk Diragukan

Diterbitkan oleh Redaksi pada Senin, 23 Februari 2015 13:36 WIB dengan kategori Lingga dan sudah 3.558 kali ditampilkan

LINGGA - Standart alat transportasi laut yang menghubungkan dari Pancur-Tanjungpinang tidak memenuhi ketentuan bagi masyarakat luas. Kenyamanan dan keamanan penumpang kapal reguler Pancur-Tanjungpinang tersebut yakni Istiqomah dan Marine Hawk diragukan beropersai karena fisik kapal tak memungkinkan, Senin (23/2).

 


Ketika uji kelayakan kapal yang berlabuh di Pelabuhan Pancur ini di konformasikan, Syahbandar Pancur, Ishrar mengatakan bahwa untuk uji kelayakan kedua kapal reguler ini bukan kewenangannya. Untuk kedua kapal itu, katanya, uji kelayakannya ada di Tanjungpinang. Soalnya, kedua kapal itu berlayar pertama sekali dari Pinang.


"Bukan kewenangan kita. Yang memberikan itu di Tanjungpinang, bukan di Pancur. Karena pelayaran pertamanya adalah dari Tanjungpinang bukan dari Pancur. Kalau disini hanya izin labuh aja," ujarnya.


Uji kelayakan ini perlunya dipertanyakan karena secara fisik kondisi kapal sudah tidak memungkinkan. Hal ini dapat dilihat secara jelas kondisi kapal seperti Merine Hawk dan Istiqomah diduga ada kerusakan pada mesin dan peralatan keselamatan penumpang serta bodi kapal. Keraguan ini muncul dengan tujuan untuk menciptakan kelayakan dan kenyamanan penumpang dan keselamatan pelayaran di laut Lingga.


Untuk diketahui, sebagai alat transportasi yang bisa menjaga keamanan dan keselamatan penumpang setiap angkutan reguler perlu diuji  kondisi mesin, sistem pengamanan dan alat keselamatan kapal. Meski dianggap sepele, namun hal ini perlu menjadi perhatian dari pemilik angkutan terutama untuk masyarakat banyak.