31 Desa di Bintan Alami Krisis Listrik

Diterbitkan oleh pada Rabu, 25 Februari 2015 05:54 WIB dengan kategori Bintan dan sudah 992 kali ditampilkan

BINTAN - Sebanyak 31 desa di Kabupaten Bintan masih mengalami krisis listrik sehingga menghambat pembangunan di sektor perekonomian dan pendidikan, kata Wakil Bupati Bintan Khazalik.


"Sebelumnya ada 72 desa yang tidak teraliri listrik, kemudian berkurang menjadi 31 desa setelah PLN mengaliri listrik di 41 desa. Sampai sekarang warga di 31 desa itu kesulitan mendapat penerangan," katanya dalam rapat yang digelar Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dengan Komisi VII DPR di Gedung Daerah Tanjungpinang, Selasa.


Dia mengatakan Pemerintah Kabupaten Bintan sudah menangani permasalahan tersebut dengan membangun listrik desa dan menyediakan mesin pembangkit listrik berskala terbatas dan mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan mesin tersebut.



Sementara warga menanggung biaya bahan bakar yang digunakan untuk mengoperasikan mesin listrik tersebut. Biaya yang dikeluarkan masing-masing rumah tangga lebih besar dibanding tagihan listrik PT PLN.



Akibat kenaikan harga BBM belum lama ini,salah satu desa terpaksa menanggung hutang puluhan juta rupiah untuk membeli bahan bakar.



"Kasihan warga yang tinggal di desa yang belum mendapat listrik dari PLN. Biaya yang dikeluarkan bahkan tiga kali lipat lebih besar dibanding tagihan listrik PLN," ujarnya dalam rapat yang juga dihadiri manajemen PLN. 



Khazalik menjelaskan warga yang tinggal di desa yang belum dialiri listrik hanya dapat menikmati penerangan pada malam hari. Padahal beberapa pulau terdapat sekolah sehingga program pendidikan menjadi terhambat. (ANT)