RSUD Masih Kekurangan Dokter Spesialis

Diterbitkan oleh pada Jumat, 27 Februari 2015 19:41 WIB dengan kategori Karimun dan sudah 1.686 kali ditampilkan

KARIMUN - Masih kurangnya dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karimun mengundang keprihatinan banyak pihak, salah satunya PT.Saipem Indonesia Karimun Branch (SIKB). Perusahaan asal Itali tersebut berencana membantu pemerintah mencari jalan keluar untuk peningkatan pelayanan di rumah sakit plat merah itu.

 

Hal ini dinyatakan oleh Branch Manager SIKB Ernesto De-Franco yang menyebutkan telah berkomunikasi dengan Direktur RSUD Agung Martyarto terkait masalah ini. "Kemarin waktu kunjungan saya bicara dengan Direktur. Ternyata disitu belum lengkap dokter spesialis. Mungkin perlu kita bicarakan lagi." ujarnya di Hotel Aston Karimun, Jumat (27/2).

 

Kendati belum mendapatkan gambaran apa yang akan dibantu oleh SIKB, Ernesto mengakui akan melakukan perundingan awal dengan pihak rumah sakit Dokter Soetomo Surabaya untuk menyiasati masalah ini. "Akan kita pikirkan, mudah-mudahan bisa dilengkapi dokter spesialis yang masih kosong." ujarnya.

 

Kepala Klinik SIKB dr.Erwin Widianto juga mengatakan memang ada kekurangan tenaga medis khususnya dokter spesialis ortopedi dan dokter jantung. "Kebanyakan eksiden terjadi pada cedera otot dan tulang, sehingga itu ditangani oleh dokter ortopedi yang ternyata saat ini memang tidak ada di RSUD. Padahal itu sangat perlu, mnimal ada satu lah. Termasuk juga dokter spesialis jantung. Yang ada di RSUD saat ini cuma dokter bedah," ungkapnya.