Pemusnahan 2 Kontainer Apple Berbakteri

Diterbitkan oleh pada Rabu, 4 Maret 2015 09:23 WIB dengan kategori Bisnis dan sudah 1.025 kali ditampilkan

Sebanyak 2 kontainer berisi buah apel impor asal Amerika Serikat (AS) yaitu granny smith dan gala yang positif mengandung bakteri Listeria monocytogenes di Pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta Utara) siap dimusnahkan. Hal itu terjadi karena importir tidak mampu mengekspor kembali kedua kontainer itu ke AS.


"Prinsipnya dari 2 kontainer itu positif ditemukan bakteri Listeria sehingga karena terlanjur masuk kita lakukan proses penolakan," kata Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok Purwo Widianto saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (04/03/2015).

Proses penolakan pemasukan oleh Balai Karantina Pertanian Tanjung Priok diajukan pada 5 Februari 2015. Padahal, pihak importir diberikan waktu selambat-lambatnya 14 hari mereekspor produknya kembali ke negara asal.

Sayangnya importir tidak mampu menyediakan fasilitas reekspor hingga tanggal yang telah ditentukan. Bahkan importir mengajukan izin kepada Balai Karantina agar kedua kontainer tersebut dimusnahkan.

"Setelah diberikan batas waktu hingga 25 Februari 2015, importir tidak melakukan itu (reekspor). Kita tindaklanjuti dengan pemusnahan," paparnya.

Namun, pihak karantina memastikan biaya operasional pemusnahan kedua kontainer berisi buah mengandung penyakit berbahaya akan ditanggung sepenuhnya oleh importir.

"Pemiliknya yang minta dimusnahkan. Semua biaya akan ditanggung mereka," ujar Purwo.

Saat ini, kedua kontainer yang masing-masing berisi apel dengan berat 16,8 ton dan 19,5 ton masih berada di Pelabuhan Tanjung Priok. Dua kontainer tersebut diangkut menggunakan kapal Oocl Goangzhou dari AS dan sempat melakukan bongkar muat di Singapura. Namun tidak diketahui detil apakah kedua kontainer tersebut berasal dari Bidart Bros atau tidak.

Importir kemudian meminta pengajuan proses pemasukan barang pada 28 Januari 2015, dan diperiksa oleh Balai Karantina Pertanian Tanjung Priok pada 30 Januari 2015.

(DTK)