BP Batam Akan Tingkatkan Pelayanan Investasi

Diterbitkan oleh pada Rabu, 11 Maret 2015 05:51 WIB dengan kategori Batam dan sudah 1.120 kali ditampilkan

BATAM - Direktur Investasi dan Pemasaran Badan Pengusahaan (BP) Batam, Purnomo Andiantono mengatakan akan memperbaiki segala permasalahan investasi di Batam yang selama ini banyak dikeluhkan pengusaha maupun investor.

 
 
"BP Batam akan terus menerapkan PP No. 97 Tahun 2014 bahwa semua izin industri akan berada pada satu pintu dan memperbaiki sistem yang ada dan peningkatan kemampuan SDMnya," ujarnya.

 
Namun ia mengaku khawatir perkembangan fisik di Batam tidak cukup di era ke depan, sebab saat ini muncul berbagai isu yang mengganggu iklim investasi. “Isu-isu ketenagakerjaan dan keamanan perlu dibicarakan dan dirapatkan bersama Menko Perekonomian. BP Batam memang butuh masukan atau saran, baik di bidang hukum maupun kebijakan-kebijakan perizinan dari pelaku Industri di Batam,” ungkapnya.
 
 
Purnomo juga memaparkan, dari hasil kajian Frost and Sullivan bekerja sama dengan BP Batam, industri di Batam terbagi menjadi 3, terdapat industri pendukung (kesehatan, pendidikan, jasa keuangan, dll), industri pelengkap (makanan, minuman, tekstil, kimia, dll), dan industri fokus (green industri, informasi dan komunikasi, kilang minyak, dll).
 
 
Sejalan dengan agenda prioritas pemerintahan Indonesia (NAWACITA), BP Batam dalam mengolah investasi memprioritaskan penanaman modal di Batam ada pada industri kelistrikan, industri padat karya, industri subtitusi impor, industri ekspor, industri agroindustri, industri hilir komoditas mineral, industri maritim, dan industri pariwisata.