SBY Dinilai Tabrak Konstitusi Partai Demokrat

Diterbitkan oleh pada Rabu, 11 Maret 2015 17:41 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 912 kali ditampilkan

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dalam setiap kesempatan mengatakan sedang berbenah dan bersih-bersih serta melakukan konsolidasi untuk persiapan menghadapi Pemilu tahun 2019.



"Tetapi faktanya konstitusi Partai Demokrat tetap ditabrak," tegas Sekjen Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator (FKPD) Partai Demokrat, Akbar Yahya, dalam rilis yang diterima petang ini (Rabu, 11/3).



Penegasannya tersebut terkait hasil Rapat Pleno diperluas DPP Partai Demokrat pada 7 Maret 2015 di Bali yang memutuskan pelaksanaan Kongres III akan dilaksanakan Mei 2015 .



Menurutnya, DPP Partai Demokrat tidak mempunyai legitimasi untuk melaksanakan Kongres III. Karena tidak melaksanakan konsolidasi organisasi melalui Muscab dan Musda sebelumnya.


"Terbukti banyak DPC yang belum melaksanakan Muscab. Tercatat ada 97 DPC , dan 1 DPD belum melaksanakan konsolidasi organisasi. Serta ada 37 DPC yang dipimpin oleh Plt Ketua dan ada 8 DPD dipimpin oleh Plt Ketua," ungkapnya.



Hal ini juga menunjukkan bahwa Amanat Kongres Luar Biasa yang dilaksanakan Maret 2013 di Bali tidak dijalankan.



"Kondisi ini sangat menyakitkan bagi kita semua. Karena proses demokrasi tidak berjalan di partai yang bernama Demokrat. Jangan semuanya hanya slogan-slogan saja sehingga menjadikan Partai Demokrat kembali terpuruk di 2019," kesalnya. (RMOL)