KPU Karimun Anggarkan Rp13,5 M Untuk Pilkada Karimun

Diterbitkan oleh pada Kamis, 12 Maret 2015 05:15 WIB dengan kategori Karimun dan sudah 966 kali ditampilkan

KARIMUN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun mengajukan dana pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sebesar Rp13,5 miliar. Usulan anggaran tersebut baru disampaikan pada Selasa pekan kemarin.

 

Ketua KPU Karimun Ahmad Sulton mengatakan saat ini pihaknya sudah menyusun rencana anggaran untuk keperluan 2015. Rencananya, untuk keperluan pilkada 2015, diusulkan dana sebesar Rp13,5 milyar. Anggaran tersebut akan digunakan untuk membiayai pemilihan Pilkada serentak.

 

Besaran Rp13,5 Miliar tersebut sudah dihitung berdasarkan setiap tahapan yang akan dilakukan oleh KPU sampai kepada evaluasi. Sehingga dia berharap agar Pemkab Karimun dapat memeprhatikan usulan yang telah diajukan.

 

"Kami telah mengajukan dana pelaksanaan pilkada di Kabupaten Karimun kepada Pemerintah Kabupaten Karimun sebesar Rp13,5 miliar. Jadi sekarang kita tindaklanjuti lagi setelah disahkannya undang-undang nomor 1 tahun 2015 itu, maka kita sampaikan kepada pemerintah untuk segera menganggarkan. Sebagaimana juga himbauan dari pemerintah pusat dan juga amanah dari undang-undang itu sendiri. Bahwasanya pemerintah daerah wajib menganggarkan untuk pelaksanaan Pilkada," ucap Sulthon, Rabu (11/3).

 

Sedangkan persiapan KPU menurutnya saat ini lebih memperkuat tim atau di internal KPU. Sedangkan aturan atau proses tahapan demi tahapan Pilkada sampai saat ini belum diterima untuk menjadi acuan melaksanakan tahapan. Namun diprediksi akan dibahas setelah DPR RI selesai melakukan reses baru akan dibahas berbagai tahapan Pilkada serentak di berbagai daerah.

 

Dengan demikian, mengenai pendaftaran calon masih menunggu petunjuk mengenai tahapan-tahapan dari KPU pusat, barulah KPU Karimun dapat menyampaikan per masing-masing tahapan Pilkada, mulai dari pendaftran calon dan sebagainya.

 

"Tapi mungkin kalau partai politik ingin melakukan proses mekanisme yang ada silahkan saja, yang jelas kita belu punya jadwal tahapan," pungkasnya.