BB Terwujud, Dispar Optimis Kunjungan Wisman Capai Target

Diterbitkan oleh Redaksi pada Jumat, 13 Maret 2015 06:33 WIB dengan kategori Tanjungpinang dan sudah 1.013 kali ditampilkan

TANJUNGPINANG - Singapura dan malaysia memanglah pangsa pasar yang besar dalam dunia kepariwisaaan Kepri. Lokasinya yang tak begitu jauh dari Kepri, menjadikan Singapura dan Malaysia merupakan wisman yang banyak datang ke Kepri, khususnya Tanjungpinang dan Bintan.

 

 

Namun, selain 2 negara tersebut, masih ada Wisman yang juga sering mengunjungi Tanjungpinang-Bintan, seperti dari Cina, Korea, Filiphina, Jepan dan India. Walaupun memang kunjungan wisman tersebut masih berada dibawah Singapura dan Malaysia.

 

 

Guntur, Ketua Dinas Pariwisata Kepulauan Riau mengatakan bahwa wisman yang kunjungannya masih rendah di Tanjungpinang-Bintan adalah pangsa pasar yang potensial. Makanya, kehadiran Bandara Busung (BB) di Tahun 2017 nanti diyakini dapat menangkap banyak wisman yang akan datang. Mengingat akan tersedia nya penerbangan direct dari Negara tersebut.

 

 

 

 

 

“Memang wisatawan di luar Singapura dan Malaysia itu seperti Cina , Korea, Filipina, Jepang dan India itu adalah yang terendah dibanding Singapura dan Malaysia. Kita ingin ada direct lansung penerbangan dari mereka ke sini. Alhamdulillah Bintan itu akan nada Bandara Internasional Busung, itu untuk turis, tidak komersil. Jadi pasar yang mau ditangkap gmana ? itu yang kita sebut pangsa pasar potensial market.


Jika singapura dan Malaysia ngapain naik pesawat kesini. Yang mau ditangkap adalah yang potensial market nomor 3 kebawah (Cina , Korea, Filipina, Jepang dan India).Kalo jadi , berarti kita bisa dapat kunjungan lebih dari 15 % di tahun 2019” Jelas Guntur pada terkininews.com , Kamis (12/03/2015)