5 Kru dan 1 Polisi Selamat Dari Kebakaran Kapal Isap Timah

Diterbitkan oleh pada Senin, 16 Maret 2015 16:41 WIB dengan kategori Karimun dan sudah 1.482 kali ditampilkan

KARIMUN - Semua kru Kapal Isap Produksi (KIP) 05 berhasil lolos dari maut. Kapal Isap timah milik PT Tambang Timah Unit Prayun, Kecamatan Kundur Barat itu, Minggu (15/3) sore sekitar pukul 15.30 WIB terbakar.

 

Ternyata sebelum api benar-benar memberhanguskan kapal, lima kru dan seorang anggota kepolisian sudah terlebih dahulu terjun ke laut bermodalkan peralatan seadanya. Ke enam kru dan polisi tersebut dibantu oleh  pompong masyarakat yang melintas setelah satu jam mereka terapung-apung dilaut.

 

Pejabat Pemberi Informasi (PPI) Polres Karimun, Kabag Ops Kompol Arifin Sihombing mengungkapkan lima kru KIP Cinta 5 dan satu anggota dari Direktorat Sabhara Polda Kepri yang tengah bertugas melakukan pengamanan di dalam kapal langsung terjun keluat sebelum api membesar.

 

"Mereka terjun kelaut dengan peralatan seadanya. Sekitar satu jaman mereka terapung dilaut baru dibantu oleh pompong nelayan sekitar. Dan kondisi mereka semua tanpa ada luka bakar sedikit pun," Ujar Kompol Arifin Sihombing.

 

Lebi lanjut Arifin mengungkapkan penyebab dari kebakaran di kapal tersebut diduga adanya aktivitas pengelasan pada pipa pres pompa tanah yang bocor. Saat tengah mengelas, tiba-tiba dari kabel las mengeluarkan gumpalan asap hitam tebal di sekitar lambung kapal.

 

"Api belum tahu bersumber dari mana dikarenakan saat terjadinya kebakaran asap tebal dan para kru kapal tak bisa melihat titik api, tahu-tahu api sudah semakin besar saja. Mereka pun mencoba memadamkan api namun api makin membesar," ungkap Arifin.

 

Api berhasil dipadamkan sekitar 4,5 jam kemudian atau sekitar pukul 20.00 WIB. Dengan bantuan empat unit kapal diantaranya KIP 4, KIP 8, KM Alpa Delta dan satu unit kapal pemadam. Sekitar pukul 20.30 dengan bantuan kapal tugboat, kapal naas itu kemudian ditarik dan diamankan ke pelabuhan Sekumbang milik PT Tambang Timah unit Prayun.

 

Adapun para kru dan anggota Polisi yang berhasil selamat dari maut tersebut Zamuar sebagai Ka Aplus D, Herfarizal sebagai juru mudi, Yulizan sebagai mandor, Rusli petugas pencucian, Jumadil juru mesin dan Hardiansyah juga petugas pencucian. Sementara satu orang anggota kepolisian atas nama Bripda Kartib dari Direktorat Sabhara Polda Kepri.