Pelaku Usaha Resah Akibat Pemadaman Listrik
TANJUNGPINANG - Listrik mati yang telah berlangsung selama 2 pekan yang dirasakan masyarakat, paling memberikan efek pada pelaku-pelaku usaha yang memanfaatkan listrik dalam menjalankan usahanya. Ketidaktersedian listrik tentunya menyebabkan pemilik usaja harus merogoh kocek lebih dalam agar usaha tetap bisa berlangsung walau listrik mati.
Agustian, Salah seorang pelaku usaha laundry yang ada di Tanjungpinang, mengaku kesal dengan pemadaman ini. Pasalnya, selain menghambat jalannya usaha, listrik yang mati hidup ini juga rusakkan barang barang elektronik.
"Cukuplah laptop saya yang rusak. Jangan sampai mesin cuci dan mesin pengering saya pulak yang rusak. Kalo udah rusak, gimana jalanin usahanya" jelasnya pada terkininews.com selasa (17/03/2015).

