Terlilit Utang, Pemkab Lingga Tetap Siap Biayai Pemilukada

Diterbitkan oleh pada Jumat, 20 Maret 2015 17:42 WIB dengan kategori Lingga dan sudah 1.449 kali ditampilkan

LINGGA - Untuk pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah di Kabupaten Lingga yang direncanakan jatuh pada bulan Desember mendatang, M Aini BcKn Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) mengatakan Pemerintah Kabupaten Lingga mendukung sepenuhnya pelaksanaan itu sendiri.


Untuk pelaksanaan pemilihan bupati (Pilbup) Desember 2015 mendatang tersebut anggaran yang dikucurkan sebesar Rp10 miliar.


 

"Memang kita melakukan efisiensi guna menutupi utang yang masih belum terselesaikan yang terjadi tahun 2014. Tetapi hal tersebut tidak akan mempengaruhi dana yang dihibahkan pemerintah kepada KPU," kata Aini, Sekda Kabupaten Lingga kepada Terkininews.com, Kamis (19/3).


 

Dikatakan  untuk pelaksanaan pemilihan kepala daerah tidak bisa diganggu gugat. Justru, Pemda mendukung sepenuh pesta demokrasi yang akan datang.


 

"Kita tidak mungkin mengurangi dana yang dihibahkan ke KPU, ini juga untuk efisiensi masih dalam proses, karena kita masih menunggu persetujuan dewan," ujar Aini.


 

Ketika ditanya terkait proses pembayaran utang Pemkab Lingga, Aini menuturkan adapun cara yang dipakai adalah dengan melakukan pinjaman daerah.


 

"Pinjaman daerah harus berhasil. APBD 2015 harus jalan," ujarnya.


 

Saat ini TAPD Kabupaten Lingga sedang melakukan rapat untuk menyusun draft pembayaran utang Pemkab. Namun saat ini belum final. Nanti kalau final, hasilnya kita ekspose, tutur Aini.


 

Dalam persoalan ini Aini, mengatakan jangan menjadi momok sebagai percekcokan. Maka untuk pembayaran utang pemkab tetap harus dibayar tahun 2015.

"Yang jelas TAPD tadi udah rapat. Menyusun draft pembayaran utang, terangnya.