Masyarakat Mengeluh Soal Raskin Busuk
Sebelum penyaluran raskin dilakukan, petugas di lapangan diminta terlebih dahulu memastikan kualitas beras yang benar-benar layak konsumsi, sehingga tidak ada lagi kejadian distribusi raskin diprotes masyarakat penerima manfaat.
“Kami meminta petugas distribusi beras raskin agar selektif, sehingga tidak beredar beras kualitas rendah dan busuk di masyarakat,” ujar tokoh masyarakat Bakar Batu, Puji, Rabu (25/03/2015).
Menurutnya, petugas harus dapat memastikan dan memeriksa terlebih dahulu berasnya sebelum mendistribusikan ke masyarakat di kota Tanjungpinang provinsi Kepulauan Riau. Pemeriksaan harus dilakukan petugas di lapangan sebelum didistribusikan ke masyarakat dan ini merupakan salah satu upaya meminimalisir beredarnya beras busuk kepada keluarga penerima raskin.
“Jika petugas di lapangan menemukan beras kualitas rendah, maka segera melapor untuk diganti,” ucapnya.
Jika ditemukan beras raskin berkualitas rendah, maka Bulog akan mengganti secepatnya dengan kualitas yang lebih bagus untuk jatah raskin yang akan didistribusikan kepada masyarakat.
“Bisa saja saat penyimpanan yang terlalu lama di gudang dan cuaca yang kurang bagus membuat kualitas beras menjadi tidak baik,” ujarnya.
Bulog diharapkan terus berupaya menyalurkan raskin tepat waktu dan kualitas yang diterima layak untuk dikonsumsi.
“Kami yakin dengan kerja cepat para petugas di lapangan akan memberikan layanan terbaik kepada penerima manfaat,” ucapnya lagi.

