MAN Bintan Belum Siap UN Online
BINTAN - Sejumlah sekolah di Kabupaten Bintan provinsi Kepri, yang diusulkan untuk mengikuti ujian nasional (UN) secara "online" ada yang belum siap karena sarana dan prasarananya kurang memadai. Guru bahasa Indonesia MAN Bintan Kijang kota Dani mengakui sekolahnya memang diusulkan oleh pemerintah kabupaten untuk mengikuti UN secara "online". Rabu (04/01/2015).
Akan tetapi, kata dia, setelah dilakukan pengamatan memang ada kekurangan. Di antaranya, kata dia, dari 20 unit komputer yang dimiliki belum seluruhnya bisa dioperasikan. Selain itu, lanjut dia,"server"nya juga belum ada sehingga masih perlu menunggu pengadaan pada tahun ini.
"Agar bisa mendukung pelaksanaan UN 'online', tentunya komputer yang diperlukan perlu diperbanyak," ujarnya. Dengan asumsi jumlah siswa yang hendak mengikuti UN banyak, kata dia, minimal butuh 50 unit komputer. Jumlah tersebut, kata dia, masih perlu ditambah dengan komputer cadangan untuk antisipasi komputer yang mengalami kerusakan atau permasalahan lain ketika pelaksanaan ujian.
Apabila tidak memenuhi persyaratan tersebut lanjutnya, tidak bisa dipaksakan karena syarat utamanya memang harus didukung sarana dan prasarana yang memadai agar siswanya bisa mengerjakan UN secara "online" tanpa kendala.

