Perusda Karimun Disarankan Garap Bisnis Karet

Diterbitkan oleh pada Rabu, 1 April 2015 22:42 WIB dengan kategori Bisnis dan sudah 939 kali ditampilkan

KARIMUN - Kontak Tani Nelayan Andalan Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menyarankan Perusahaan Daerah (Perusda) Karimun menggarap bisnis perkebunan karet sebagai ekspansi usaha.



"Ekspansi ke bisnis karet tidak hanya menambah pendapatan bagi Perusda, tetapi juga untuk membantu petani agar tidak selamanya menjual karet kepada tengkulak," kata Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Karimun Amirullah di Tanjung Balai Karimun, Rabu.



Amirullah menuturkan, bisnis karet sangat potensial mengingat lahan perkebunan karet di kabupaten setempat cukup luas, terutama di Pulau Kundur yang dicanangkan sebagai sentra pertanian, ditambah lahan karet di Pulau Karimun Besar dan pulau-pulau lain, seperti Pulau Belat Kecamatan Belat.



Perusda, menurut dia, bisa berperan sebagai bapak angkat petani karet dengan bertindak sebagai penampung sekaligus distributor.


Selama ini, kata dia, petani karet menjual hasil panennya kepada penampung untuk selanjutnya dijual penampung itu ke Pekanbaru, Provinsi Riau.



"Petani sangat bergantung kepada tengkulak, begitu juga soal harga yang sepenuhnya ditetapkan oleh mereka," katanya.



Perusda sebagai badan usaha milik daerah, menurut dia juga bisa melaksanakan program pembinaan dan perlindungan bagi petani. Bentuk program perlindungan dan pembinaan itu, menurut dia seperti pembentukan kelompok-kelompok petani karet atau semacam koperasi tempat para petani mendapatkan barang kebutuhan pokok sehari-hari.



"Petani bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan bentuk pinjaman. Nanti dibayar setelah karet yang dipanen dibayar Perusda. Ini sangat membantu karena panen karet tidak bisa dilakukan sepanjang tahun, saat musim hujan petani karet kebanyakan tidak bisa memanen pohon karetnya," tuturnya. (ANT)