Terkesan Megawati Biarkan Kadernya Seruduk Jokowi

Diterbitkan oleh pada Rabu, 1 April 2015 23:39 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 928 kali ditampilkan

Jokowi terus "digoyang" beberapa kader PDIP. Anehnya, Megawati sebagai ketua umum PDIP seakan membiarkan banteng-banteng itu nyeruduk Jokowi yang merupakan presiden yang diusung PDIP. Apakah Mega merestui mereka?


Kader PDIP yang galak terhadap Jokowi antara lain, Effendi Simbolon dan Kwik Kian Gie. Keduanya menghajar habis-habisan Jokowi soal kenaikan BBM. Effendi menyebut Jokowi presiden prematur yang tidak mengerti garis partai, sedangkan Kwik menuding Jokowi melanggar konstitusi dengan kenaikan BBM itu.


Hasto Kristianto, Junimart Girsang, dan Masinton Pasaribu juga ikut-ikutan. Ketiganya mempersoalkan keputusan Jokowi membatalkan pelantikan Budi Gunawan sebagai Kapolri. Mereka menjadi pelopor DPR memanggil Jokowi ke Senayan untuk memberikan penjelasan langsung.


Analis politik dari Akar Rumput Strategic Consulting (ARMC) Dimas Oky Nugroho melihat memang ada "restu" Mega dari kader-kader ini untuk "menggoyang" Jokowi. "PDIP sepertinya ingin mendisiplinkan Jokowi. PDIP ingin Jokowi tetap sejalan dengan agenda politik mereka," terang dia dalam perbincangan dengan redaksi, Rabu (1/3) malam.



Analisa Dimas, saat ini memang ada gap antara Jokowi dan DPP PDIP juga Megawati. Mulai dari kebijakan kenaikan BBM yang bertolak belakang dengan sikap PDIP selama ini, pembatalan Budi Gunawan sebagai Kapolri, juga penjatahan menteri untuk PDIP yang dirasa kurang. Selama masalah-masalah ini tidak selesaikan Jokowi, serangan-serangan” banteng tidak akan berhenti. (RMOL)