Efek Domino Kenaikan Harga BBM di Tanjungpinang

Diterbitkan oleh pada Jumat, 3 April 2015 15:40 WIB dengan kategori Opini dan sudah 1.173 kali ditampilkan

Pemerintah telah menaikkan Harga BBM oleh sebab itu harga-harga sembako pun ikut melonjak naik contohnya cabe rawit,sayur-mayur,solar dan lainnya.Kenaikan yang terjadi bervariasi,Kacang panjang misalnya, mengalami kenaikan Rp 6 ribu, dari harga Rp 8ribu menjadi Rp 14 ribu per kilogram.Selain itu, kangkung dan bayam yang sebelumnya Rp 5 ribu, saat ini naik menjadi Rp 8 ribu per kilo.

 


Sedangkan harga terong yang sebelumnya dijual Rp 8 ribu per Kg, sekarang menjadi Rp10 ribu.”Untuk cabe rawit naik dari Rp 24 ribu menjadi Rp 26 ribu,.Sementara untuk komoditi ikan, hanya ikan tongkol yang naik, yaitu dari Rp 15 ribu menjadi Rp 18 ribu.Sedangkan harga beras juga naik. Rata-rata kenaikan sekitar Rp 1.000 per Kg. harga beras bermerek Merak naik dari Rp 11 ribu menjadi Rp 12 ribu per Kg. Untuk beras Gajah Merah sekarang Rp 13 ribu dari harga sebelumnya Rp 12 ribu.Begitu juga dengan merek Kalajengking, naik dari Rp 12.500 menjadi Rp 3 ribu. ”Beras Padang Raya dari Rp 13.500, sekarang menjadi Rp 14 ribu per kilo nya.


 Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) masing-masing sebesar Rp 500/liter, yakni untuk premium menjadi Rp 7.300, membuat sopir angkutan kota (angkot) di Tanjungpinang galau. Pasalnya, mereka takut jika menaikkan tarif angkot akan membuat penumpang semakin sepi. Sekaligus, akan membuat mereka harus menanggung kerugian akibat harus membiayai perawatan kendaraan.Hingga kini para sopir angkot masih menunggu kebijakan Pemko Tanjungpinang. Sebagaimana diketahui, selama ini tarif angkot berkisar Rp 5.000 hingga Rp 7.000 per orang.



Tarif ini berdasarkan jarak. Misalnya, penumpang naik dari Pasar Merdeka me-nuju Jalan DI Panjaitan Batu 6 maka tarifnya sebesar Rp 5.000 per orang. Kalau naik dari Batu 7 menuju kawasan Batu 8 tarifnya sekitar Rp 6.000. Lalu, naik dari Pasar Merdeka menuju Adi Sucipto Batu 10 sekitar Rp 7.000 per orang.oleh sebab itu membuat sopir angkot menjadi galau karena dengan kenaikan harga bbm yang tiba-tibanya naik,kalau misalnya ia menaikkan harga angkot menjadi Rp.8.000 maka angkot tersebut akan sepi,oleh sebab itulah para sopir angkot tersebut tidak menaiknya, dan apabila harga bbm akan menaik lebih tinggi lagi terpaksa lah sopir angkot tersebut mau tidak mauakan menaikkan harga tarif angkot tersebut,kalau misalnya ia tidak menaikkan tarif angkot tersebut maka anak istrinya mau makan apa,karena rezeki dari angkot tersebutlah ia  untuk memberi nafkah untuk anak istrinya.


 

karena yang pekan lalu kan bbm sudah naik oleh sebab itu tarif angkot naik,jadi tidak mungkin tarif angkot mau naik lagi kasihan lah bagi untuk para penumpang angkot masak tarif angkot mau naik lagi sedangkan bbm turun tarif angkot tidak mengalami turun.Kenaikan harga BBM Rp 500 per liter, telah ditetapkan Presiden Joko Widodo untuk dua jenis BBM yaitu premium dan solar. Harga awal premium Rp 6.800 per liter menjadi Rp 7.300 per liter.



Harga solar dari Rp 6.400 per liter menjadi Rp 6.900 per liter. Dan oleh sebab itu kasihani lah masyarakat yang berada dibawah karena kenaikan harga bbm tersebut jangan hanya mementingkan yang orang atas saja.Atas dengan kenaikan harga BBM ini, seharusnya pemerintah dengan bijak menetapkan suatu kebijakan bersama melandasi memperbaiki kembali sistem transportasi dan mengatasi adanya konversi BBM menjadi bahan bakar gas, pemerintahpun harus membuat target yang jelas dalam kenaikan harga BBM tersebut dan agar masyarakat memandang adanya kenaikan harga BBM yang tidak sembarangan kenaikan di tetapkan pemerintah, kenaikan ini di dasarkan adanya tujuan atau sebab yang di tetapkan.Dari kenaikan harga BBM tersebut masyarakat tidak boleh menuduh pemerintah.

 


*Mahasiswa STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang