Disdik Lampung Bantah Adanya Kebocoran Soal UN

Diterbitkan oleh pada Sabtu, 11 April 2015 07:31 WIB dengan kategori Pendidikan dan sudah 1.042 kali ditampilkan

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung membantah adanya kebocoran soal Ujian Nasional SMA sederajat di Kabupaten Lampung Selatan, seperti diberitakan sejumlah media massa di daerah ini.


"Tidak ada kebocoran soal seperti diberitakan itu," ujar Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Tinggi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Teguh Irianto, saat dikonfirmasi di Bandarlampung, Jumat.

Dia justru memastikan bahwa soal UN untuk pelajar SMA sederajat hari ini belum didistribusikan ke kabupaten/kota di Lampung.

Karena itu, dia mempertanyakan kebenaran adanya kebocoran soal UN tersebut, mengingat soal UN SMA untuk tahun ini masih berada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat.

"Bagaimana bisa bocor, soal UN SMA itu masih ada dengan kami, baru akan didistribusikan," ujar dia lagi.

"Jadi, setelah kami cek, soal UN yang dikatakan bocor itu, ternyata soal-soal untuk latihan ujian sebelumnya, bukan soal untuk UN SMA tahun ini," katanya.

Karena itu, Teguh memastikan sampai saat ini soal UN SMA sederajat itu tetap aman dan dalam pengawasan pihaknya bersama aparat kepolisian.

Dia menegaskan, pihaknya baru akan mendistribusikan soal UN SMA sederajat itu pada hari Jumat ini hingga semua sampai ke kabupaten/kota di Lampung seperti direncanakan.

"Soal UN itu segera kami distribusikan, sehingga pada saatnya siap digunakan oleh siswa, disimpan pada rayon sekolah penyelenggara UN di daerah masing-masing," katanya pula.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung menyatakan siap melaksanakan Ujian Nasional, bagi pelajar SMA sederajat maupun SMP sederajat tahun 2015, di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.

Teguh Irianto, mewakili Kepala Dinas setempat Hery Suliyanto, menegaskan pihaknya telah siap melaksanakan UN tahun ini, sekaligus juga siap menggelar ujicoba pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (Computer Based Test/CBT) yang akan dilaksanakan secara khusus oleh 14 sekolah di seluruh Lampung.(ant)