Wacana Pemindahan Ibu Kota, Kalbar Dengan Senang Hati Menerima

Diterbitkan oleh pada Selasa, 14 April 2015 06:10 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 2.244 kali ditampilkan

Memiliki wilayah yang luas, serta tidak ada potensi acaman bencana, menjadikan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) layak menggantikan DKI Jakarta menjadi Ibukota Negara Indonesia.


Kalbar memiliki luas wilayah 146.807 km². Dan untuk diketahui, Kalbar adalah provinsi terluas keempat setelah Papua, Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalbar, Ahi MT, mengatakan kalau pusat berkeinginan memindahkan pusat pemerintahan dari Pulau Jawa yang sudah terkesan sesak, Kalbar siap menampung.

"Dengan senang hati kami siap menerimanya," ujar Ahi di ruang kerjanya, Komplek Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak (Senin, 13/4).

Menurutnya, selain elit, masyarakat luas di 14 kabupaten/kota se-Kalbar juga sangat senang jika Ibukota RI dipindahkan ke Kalbar, provinsi yang saat ini dipimpin oleh kader PDI Perjuangan, Drs. Cornelis MH (2008-2013 dan 2013-2018).

Seperti diwartakan beberapa media belum lama ini, Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrianof H Chaniagi mengungkapkan, pemerintah pusat terus mengkaji pemindahan Ibukota RI dari Jakarta. Ia menyebut Pulau Kalimantan adalah salah satu opsinya. Alasan, karena Kalimantan lebih dekat dari Jawa. Kalau terlalu jauh dari Jawa akan susah menjaga kesinambungan.

Sejak era pemerintahan Presiden Soekarno hingga Presiden Jokowi saat ini, wacana pemindahan Ibukota RI dari Jakarta selalu menjadi wacana hangat, sekaligus jadi perbincangan publik luas. Lalu apakah wacana tersebut akan direalisasikan di zaman Jokowi? Kita lihat saja. [rmol/ysa]