Enam Bulan Dilantik, Jokowi-JK Tidak Terlihat Saling Melengkapi

Diterbitkan oleh pada Senin, 20 April 2015 06:57 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 973 kali ditampilkan

Pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) dinilai belum menunjukkan kekompakan dalam memimpin. Meski keduanya, telah menjalankan roda pemerintahan selama enam bulan sejak dilantik Oktober 2014 lalu.

 


"Pak JK yang digadang mampu malah terkesan tidak saling mengisi, tidak saling melengkapi Jokowi," ungkap pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro dalam diskusi bertema 'Evalusi Enam Bulan Pemerintahan Jokowi' yang digelar di kawasan Tebet, Jakarta (Minggu, 19/4).



Dia mencontohkan, ketidakkompakan Jokowi dengan wakilnya JK terlihat dalam pencalonan Komjen Budi Gunawan sebagai Kepala Polri. Jokowi tidak sepakat Budi Gunawan dilantik karena menyandang status tersangka namun JK tetap menginginkan dilantik. Dia memastikan, kondisi tersebut membuat kinerja pemerintahan menjadi tidak terukur. Akibatnya, rakyat menjadi korban dengan sengsara dan tidak memiliki kejelasan dalam hukum. 

 


"Selain itu, kenaikan BBM, gas, listrik, keputusan (Menkumham), dan para pembantu Presiden lainnya," kata Siti.

Karena itu, Siti berharap agar Presiden Jokowi memiliki sifat dan sikap yang tegas dalam memimpin negara. Selain pula, harus berpihak kepada kepentingan rakyat yang telah menjadikan Jokowi sebagai Presiden. Karena jika tidak, Jokowi akan kehilangan kepercayaan dari rakyat.



"Ini semua menunjukkan kontroversi yang membuat rakyat makin susah. Rakyat harus kembali diberikan kepercayaan bahwa Jokowi mampu membangun Indonesia," tegasnya. [rmol/why]