Daria Dianggap Tidak Berikan Solusi Kepada THL
LINGGA - Keberadaan tenaga honorer yang dianggap menjadi beban di pemerintah kabupaten Lingga ini masih belum mendapat respon baik dari kepala pemerintahan yakni Bupati Lingga H. Daria. Bupati diharapkan mampu memberikan solusi atas masalah ini.
Keadaan defisit yang mengharuskan beberapa SKPD merumahkan tenaga honorer yang selama ini sudah bekerja cukup lama dikantornya terus menjadi dilema, meskipun ini bukan solusi utama untuk permasalahan keuangan yang ada di kabupaten Lingga.
Kasmadi yang juga sekretaris PKS Kabupaten Lingga menilai kondisi ini seharusnya tidak terjadi jika pemerintah baik eksekutif maupun legislatif mendudukkan masalah ini lebih awal, sehingga dapat solusi dini sebelum menjadikan beban defisit ini harus dirasakan oleh masyarakat kalangan menengah kebawah, terutama tenaga honorer yang telah menggantungkan hidupnya di pemerintah kabupaten Lingga.
Hal serupa juga diungkapkan salah seorang tenaga honorer yang dirumahkan namun enggan namanya disebutkan " Kami ini bekerja hanya berharap pada gaji honorer pak, tidak mempunyai pekerjaan sampingan lain, jika masalahnya seperti ini kami mau makan apa pak, kami berharap bupati Lingga H.Daria harus mencari solusi untuk masalah kami tenaga honorer ini", terangnya sedih.
Bupati Lingga yang menyerahkan masalah pemutusan tenaga honorer ini kepada masing-masing SKPD dianggap melepaskan tanggungjawab sebagai kepala daerah, seolah-olah dia tidak mau merasakan dilema yang dirasakan juga kepala SKPD yang harus merumahkan tenaga honorer yang telah bekerja cukup lama dikantornya.
Secepatnya Daria diharapkan mempunyai solusi atas masalah pengangguran massal ini, sehingga mereka bisa dipanggil kembali untuk bekerja, sambung Kasmadi.

