Komisi II DPRD Lingga Berjanji Akan Selesaikan Segala Tuntutan Warga Lingga
LINGGA - Ketua Komisi II DPRD Lingga, Khairil Anwar menemui para demonstran, setelah sebelumnya Kantor DPRD Lingga diboikot para pendemo yang ditemui Sekwan DPRD Lingga, Muslim yang meminta demonstran keluar namun tidak digubris sebab pendemo inginkan bertemu langsung dengan anggota DPRD Lingga, Selasa (12/5).
Demonstran yang dipimpin Juhardi inj, mengungkapkan kekesalannya yang tak bisa bertemu para anggota dewan.
Masa yang tergabung dalam Gema Lingga, FKPN dan aliansi masyarakat Lingga akhirnya berdiskusi dengan Khairil Anwar. Masa yang geram meminta DPRD Lingga menjalankan fungsi kontrol terhadap keuangan Kabupaten Lingga yang terus-terusan defisit. Namun hal tersebut disampaikan Khairil Anwar, DPRD juga telah melayangkan surat kepada badan pemeriksa keuangan (BPK) untuk melakukan audit investigasi keuangan Pemkab Lingga.
"Kami DPRD sudah menyurati sudah BPK untuk mengaudit investigasi keuangan Kabupaten Lingga. Kami sudah bersikap, dan sedang menunggu proses audit investigasi untuk segera dilaksanakan," terang KhairilAnwar.
Sementara soal tuntutan penyelesaian akses jalan Serih dan Teluk, Kairil Anwar ketua komisi II, bagian pembangunan berjanji dan menandatangani surat pernyataan agar jalan tersebut masuk dalam RAPBD 2015.
"Jalan Sertih dan Teluk akan diusulkan masuk dalam RAPBD 2015. Jika tidak, saya mundur sebagai anggota DPRD," tutur Anwar.
Sementara itu, terkait nasib THL yang diberhentikan dan pekerjaan masyarakat yang belum terpecahkan sampai saat ini, masa akan terus menuntut hal tersebut kepada bupati Lingga. Janji antara masa dan Khairil Anwar, disaksikan AKP Hendriyal, Kapolsek Daik Lingga tersebut membuat masa mengalah dan siap untuk membubarkan diri. Meninggalkan ruang sidang DPRD. Namun, masa berjanji untuk tetap melanjutkan aksi terkait THL dan pekerjaan bagi masyarakat menunggu Bupati Lingga kembali.

