Warga Lingga Tewas di Pemandian Lubuk Papan
LINGGA - Muhammad Ardi Alfatah alias Ata (17) bin Jumadi Jodi, warga Jalan Kampung Salak, Kecamatan Lingga, tenggelam di Lubuk Papan, di Jl. Istana Damnah, Kompleks Perkantoran Parawisata, Kabupaten Lingga, Minggu (17/5) sekitar jam 15.00 WIB sore. Pasalnya penyakit "ayan" yang di idapnya kambuh sehingga meregang nyawanya saat sedang berenang di Lubuk tersebut.
Penulusuran media ini dari sumber informasi yang dipercaya, kronologis kejadian duka tersebut terjadi dihari minggu sekitar pukul 10.00 WIB pagi, yang awalnya korban bersama teman- temannya berwisata di objek wisata Pemandian Lubuk Papan. Sambil mencari batu akik yang sekarang ini menjadi trend topik tentang batu dikalangan masyarakat. Teman-teman sikorban ini, pergi mencari batu-batu yang ada disekitar lubuk tersebut. Namun sikorban ini tidak ikut mencari, dia tinggal sendiri dan berenang mandi di lubuk itu.
Kegembiraan korban tidak berlangsung lama bersama temannya dengan niat mencari batu akik di lubuk papan tersebut akhirnya menuai duka. Ketika si korban ini mandi berenang di lubuk tersebut dan temannya asik mencari batu akik disekitar daerah lubuk itu. Penyakit yang di idapnya kambuh dan meregang nyawanya.
Sementara informasi dari Polsek lingga, oleh Kanit Reskrim Tigor Dabariba pada saat mengangkat mayat korban di perairan lubuk tersebut, berdasarkan observasi di lapangan , kita mendapat laporan dari masyarakat, bahwa ada mayat mengapung di lubuk papan, tuturnya.
Dikatakan Tigor, menurut penjelasannya saat menghubungi keluarganya, bahwa sikorban ini mengidap penyakit "ayan" yaitu penyakit yang biasa dikatakan pantangannya adalah air dan api.
Seketika melihat korban sudah terapung, iya teman-temannya ini yang baru muncul sekitar pukul 15.00 WIB sore mencari batu ini panik. Sementara pos penjagaan destinasi objek ini tidak ada penjaganya. "ya pas kejadian itu, penjaga destinasi objek ini tidak ada di TKP" tuturnya lagi.

