Menhan: Sekarang Kita Harus Selamatkan Pengungsi Rohingya, Urusan Politik Belakangan

Diterbitkan oleh pada Rabu, 27 Mei 2015 08:31 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 826 kali ditampilkan

Sebagai negara yang berlandaskan Pancasila, terutama pasal kedua, kemanusiaan yang adil dan beradab, Pemerintah harus menyelamatkan pengungsi etnis Rohingya, yang saat ini terdampar di Aceh.

 


Penegasan itu disampaikan Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dalam acara "Silaturahmi Menhan dengan Wartawan Media Massa" di kantornya, Jakarta, Selasa (26/5). 



"Kalau soal politik nanti belakangan. Kita minta negara-negara ASEAN  termasuk negara lain untuk menangani bersama-sama," tegasnya.



Dalam kesempatan itu, mantan KSAD ini juga menyampaikan hasil kunjungannya ke Amerika Serikat. 



Dia menjelaskan, kerjasama pertahanan Indonesia-Amerika meliputi kerjasama penanganan teroris, memutus jalur narkoba, pertukaran sekolah. "Kita juga akan latihan terkait Bakamla meliputi penegakan hukum di laut," terangnya.



Ditambahkannya, Kemhan akan melakukan antisipasi terhadap berbagai situasi yang berpotensi merusak bangsa. "Karena itu dalam  keadaan damai, kita harus siap perang. Kita siapkan diri. Dulu setahun tiga kali latihan perang.  Tentara itu kalau nggak latihan yah melakukan operasi," imbuhnya.[rmol/zul]