Operasional PLTU Bintan Terkesan Lambat
TANJUNGPINANG - Upaya Kabupaten Bintan demi kemajuan tenaga listrik dari cabang Batam rupanya masih belum terwujud. Rencana PLTU Bintan mulai beroperasi hingga kini belum jelas. Ini lantaran pembangunan jaringan listrik di KM 23 belum rampung lebih kurang hampir setahun. Akhirnya berimbas pada waktu operasional pembangkit menjadi mundur.
Penanggung jawab pekerja karyawan PLTU Bintan Setiawan mengatakan, imbas molornya pembangunan jaringan membuat seluruh jadwal proyek bergeser. “Pada prinsipnya pekerjaan terus berjalan. Tapi karena beberapa kendala, estimasi paling lambat pembangkit itu beroperasi masih belum ada kepastiannya,” ujarnya, Rabu (05/27/2015).
Dikatakan, pembangunan jaringan dinilai lambat karena terhambat pembebasan lahan milik hutan lindung dan masyarakat. Padahal, beberapa pekerjaan PLTU yang memiliki daya 2x110 megawatt (MW) ini memerlukan jaringan listrik untuk uji coba. Seperti pembangunan water treatment yang airnya digunakan sebagai tenaga memutar turbin.

