Kepolisian Selidiki Kebakaran yang Terjadi di Kantor Bappeda Karimun

Diterbitkan oleh pada Ahad, 31 Mei 2015 08:01 WIB dengan kategori Karimun dan sudah 843 kali ditampilkan

KARIMUN - Kepolisian Resor Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, menyelidiki kebakaran di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Karimun pada Sabtu pagi.


"Anggota masih mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan para saksi untuk mengetahui penyebabnya," kata Kepala Kepolisian Resor Karimun AKBP Suwondo Nainggolan di Tanjung Balai Karimun, Sabtu.
 
Ia mengatakan tim inafis juga mengumpulkan bukti-bukti dengan melakukan olah tempat kejadian peristiwa.
 
Ia juga mengatakan belum dapat memastikan kerugian akibat kebakaran tersebut.
 
"Kita tunggu dulu hasil penyelidikan," katanya.
 
Namun demikian, kata dia, kebakaran tersebut menghanguskan beberapa barang dalam ruangan, antara lain satu TV LCD merek LG 21 Inc, printer Laserjet tiga unit, printer Brother tiga unit, mesin ketik elektronik brother satu unit, satu unit meja kerja, dua kursi kerja dan dokumen-dokumen penting (2 SPJ Rencana Kerja Pemerintah Daerah bulan April dan Mei 2015) dan identitas kepegawaian atas nama Sutioso.
 
Kantor Bappeda Karimun yang masih satu kompleks dengan Kantor Bupati Karimun terbakar sekitar pukul 06.15 WIB, namun tidak semua sisi bangunan hangus dilalap api. Ruangan yang terbakar adalah ruangan Bidang Pendanaan dan Pengendalian yang berada di lantai dua.
 
Menurut penjaga kantor, M. Syafii, kebakaran tersebut terjadi ketika ia masih tidur di salah satu ruangan lantai dasar. Sekitar pukul 06.15 WIB, ia mengaku terbangun ketika asap mengepul dari lantai dua.
 
"Saya langsung menghubungi pegawai Raffi dan Rian agar datang ke kantor dan membawa kunci ruangan yang terbakar. Begitu keduanya tiba, kami langsung memadamkan api menggunakan pemadam api dan menyiramnya dengan air. Semua jendela ruangan itu kami buka agar tidak terkena kobaran api," kata dia.
 
Ia mengatakan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.30 WIB.
 
Menurut Syafii, sebelum terbakar, sekitar pukul 02.00 WIB, listrik di kantor tersebut padam, dan selanjutnya ia tidur di lantai dasar.
 
"Sebelum lampu padam, ruangan itu sudah dikunci setelah salah seorang pegawai di ruang keuangan pulang ke rumah sekitar pukul 00.30 WIB," kata dia. (ant)