PT Pertamina Siap Perkuat Pasukan Gas Untuk Domestik

Diterbitkan oleh pada Ahad, 7 Juni 2015 13:41 WIB dengan kategori Bisnis dan sudah 1.161 kali ditampilkan

PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya PT Pertamina Gas (Pertagas) siap meningkatkan kemampuan pada seluruh mata rantai BISNIS gas secara terintegrasi. Hal tersebut diharapkan dapat memperkuat pasokan gas untuk domestik.


Sebagai perusahaan energi yang menguasai sumber gas dan terus mengembangkan infrastruktur gas pipa dan LNG, memungkinkan Pertamina untuk berperan sebagai agregator gas nasional yang dapat menjangkau sumber pasokan dari dalam dan luar negeri dan memasok di banyak destinasi deman di Indonesia.

"Bisnis gas Pertamina ke depan akan lebih dominan dibandingkan dengan kondisi saat ini," ucap Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Minggu (7/6/2015).

Menurutnya, untuk memastikan prospek bisnis tersebut dapat dioptimalkan hasilnya di masa mendatang, Pertamina dan anak-anak perusahaan di sektor gas saat ini agresif membangun infrastruktur gas alam di Tanah Air.

Dia mencontohkan, Pertamina yang merupakan pioneer bisnis LNG di dunia melalui LNG Plant Badak dan Arun kini tengah memproses rencana pembangunan beberapa fasilitas penerima LNG, baik di Jawa maupun Indonesia bagian Timur.

Infrastruktur tersebut akan melengkapi infrastruktur penerima LNG yang sudah ada, yaitu FSRU Jawa Barat (dioperasikan oleh PT Nusantara Regas) dan Arun Regas (dioperasikan oleh PT Perta Arun Gas), di mana modifikasi LNG Plant menjadi LNG Regasification di Arun juga merupakan yang pertama di dunia.

Dia menjelaskan, Pertagas sedang menyiapkan proyek pembangunan pipa transmisi gas di Pulau Jawa yakni ruas Pipa Semarang - Gresik dan Semarang-Cirebon yang apabila proyek itu tuntas Trans Java Pipeline akan terwujud.

Selain di Pulau Jawa, Pertagas juga membangun jalur pipa gas dari Arun ke Kawasan Industri Medan (KIM) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Sumatra Utara.

"Perluasan jaringan infrastruktur gas ini sangat diperlukan, karena Pertamina bertekad untuk menjadi pilar utama dalam mewujudkan kemandirian energi nasional. Sejalan dengan semakin meningkatnya kebutuhan gas baik untuk PLN dan industri, Pertamina harus dapat memenuhi kebutuhan gas nasional baik bersumber dari dalam maupun luar negeri,"ucapnya.(okz)