Asik Menyelam, Murid SD Lingga Hembuskan Nafas Terakhir
LINGGA - Suhendri (12), Murid Sekolah Dasar (SD) 017, Senanggai Pancur, Lingga Utara, menghembus nafas terakhirnya saat menyelam di destinasi wisata Air Terjun Resun. Kejadian berlangsung saat sekolah korban mengadakan rekreasi sekaligus perpisahan di lokasi wisata pemandian Air Terjun Resun, Minggu (7/6).
Informasi yang dihimpun media ini, dari Kapolsek Daik Lingga AKP Hendriyal, murid sekolah kelas VI SD 017, Senanggai Pancur, mengadakan rekreasi ke wisata pemandian Air Terjun Resun, pada minggu (7/6/2015). Rombongan anak sekolah tersebut sampai di Desa Resun, sekitar pukul 12.30 WIB.
Setelah sampai di lokasi pemandian, guru yang membawa anak-anak sekolah tersebut mempersiapkan lokasi tempat mereka melaksanakanan acara. Saat guru yang mengawasi sedang menyiapkan acara, sebagian murid-murid, ada yang sudah mulai berenang di lokasi pemandian, Air Terjun Resun yang tidak begitu dalam.
Dilanjutkan Hendriyal, Suhendri yang diketahui bisa berenang tersebut ikut bersama-temannya. Namun saat berenang, Suhendri menyelam ke dalam air yang dalamnya hanya 1,5 meter dan luasnya 5 meter persegi. Ketika menyelam, teman-temannya yang juga sudah berenang melihat Suhendri tidak kunjung timbul ke atas permukaan air. Melihat kejadian tersebut, temannya melapor kepada guru yang membawa mereka.
Setelah temannya melapor, guru yang membawa mereka, menyuruh untuk mengangkat ke atas, setelah teman Suhendri mengangkat ke atas, ternyata Suhendri sudah tidak bernapas lagi dan dari mulutnya mengeluarkan buih atau busa.
"Kita juga sudah terjun ke lokasi, untuk melihat lokasi kejadian, selain itu kita juga sudah melihat kondisi korban," ujar AKP Hendriyal.
Dari penyidikan sementara, kematian Suhendri, murni karena tenggelaman. "Dari hasil visum sementara, kita tidak menemukan ada tanda-tanda kekerasan, ini murni tenggelam," kata AKP Hendriyal.

