Satu Lagi, Destinasi Wisata Lingga Ditutup Sementara Waktu Untuk Umum
LINGGA - Setelah beberapa waktu yang lalu Wisata Pemandian Lubuk Papan ditutup dengan kejadian menelan nyawa seorang bocah bernama Muhammad Ardi Alfatah (17). Satu lagi destinasi wisata Lingga ditutup untuk sementara waktu. Pasca tewasnya Suhendri (12) siswa SD 017 Senanggai Desa Duara Kecamatan Lingga Utara, ketika menyelam berenang di Air terjun resun minggu (7/6).
Dengan hal ini, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Resun langsung menutup sementara lokasi wisata air terjun untuk umum, Senin (8/6).
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Rusli menuturkan, sangat menyayangkan kejadian tenggelamnya seorang siswa SD hingga meninggal dunia.
Sebab itu, BPD Resun sepakat menutup sementara tempat wisata air terjun Resun untuk umum.
"Air terjun Resun kita tutup sementara, karena masih dalam suasana duka,"ujarnya Senin (8/6).
Rusli menjelaskan, pengawasan terhadap tempat wisata Air Terjun Resun masih di bawah naungan Dinas Budaya dan Pariwisata Kabupaten Lingga. Namun, semenjak adanya pengurangan Tenaga Harian Lepas (THL) penjagaan dan pengawasan untuk air terjun Resun tidak ada.
Bukan hanya penjagaan dan pengawasan, tetapi juga penjualan tiket untuk para wisatawan saat ini tidak ada. "Jadi untuk penjualan tiket, kita perbantukan dari desa,"kata Rusli.
Untuk air terjun Resun, Rusli menjelaskan, peristiwa adanya meninggal di tempat tersebut adalah baru pertama kali, semenjak air terjun resun dibuka untuk umum.

