Bank Indonesia Siap Berantas Uang Palsu Bersama Kepolisian
Bank Indonesia (BI) menyatakan selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mencegah peredaran uang palsu. Terutama karena peredaran uang palsu kini tengah mengalami peningkatan.
Hal tersebut tercermin dari rasio peredaran uang palsu pada April 2015 mencapai 13 lembar palsu dari setiap satu juta rupiah uang yang beredar di masyarakat.
"BI sudah berkoordinasi dengan Kepolisian untuk pencegahan dan penindakan praktek pengedaran uang palsu," papar Direktur Departemen Komunikasi BI Peter Jacobs kepada Okezone di Jakarta.
Lebih lanjut Peter menjelaskan masyarakat bisa melakukan tindakan sederhana ketika mencurigai keaslian uang.
"Yang simple sih 3D (dilihat, diraba, diterawang)," sebutnya.
Namun, pihaknya mengaku BI telah melakukan sosialisasi mengenai indikator keaslian uang yang lebih detail. Peter menyebutkan sosialisasi dilakukan melalui berbagai channel di daerah-daerah.
Selain itu, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara menambahkan sosialisasi mengenai ciri-ciri uang palsu dilakukan di berbagai kelompok mulai dari pelajar, mahasiswa hingga masyarakat biasa.
"Mencegah beredarnya uang palsu, BI melakukan sosialisasi tentang ciri uang rupiah asli, ini dilakukan secara rutin, baik kepada masyarakat umum maupun melalui kelompok masyarakat dan pelajar atau mahasiswa," imbuh Tirta.(OKZ/rzk)

