Dua Fraksi di DPRD Tanjungpinang Walkout

Diterbitkan oleh pada Selasa, 16 Juni 2015 16:33 WIB dengan kategori Tanjungpinang dan sudah 913 kali ditampilkan

TANJUNGPINANG - Agenda pengesahan lima Raperda di DPRD Tanjungpinang berlangsung alot. Kedua fraksi, Amanat Pembangunan dan Demokrat Plus, memilih mundur atau walkout pada saat pengesahan Ranperda tentang Perpakiran.



Hal ini tentunya membuat gedung gurindam DPRD Tanjungpinang menjadi heboh. Mundurnya dua fraksi di DPRD Tanjungpinang itu bukan tanpa alasan.


Dua fraksi tersebut mengaku ada cukup banyak keganjilan pada Raperda Perparkiran bahkan juga persampahan.



"Mulai dari penyusunan naskah akademis dan uji publik, masyarakat Tanjungpinang tidak pernah tahu. Mereka pernah datang ke kantor DPRD untuk melakukan uji publik, tapi tidak pernah diakomodir," ujar Beni anggota DPRD Tanjungpinang.


Kita menolak karena banyak aturan yang telah dilanggar oleh Pemko Tanjungpinang saat penyusunan ranperda itu. Kami pernah mempertanyakan tentang urgensi, tapi tidak dijawab oleh wali kota," ujar Maskur.



Anggota DPRD dari Fraksi Demokrat Plus, Beni, sekaligus penggagas walk outnya kedua fraksi tersebut, mengaku bahwa banyak etika yang dilanggar oleh pansus dalam penyusunan ranperda tersebut.