Diduga Arus Pendek, Dua Rumah Terbakar

Diterbitkan oleh pada Ahad, 28 Juni 2015 12:38 WIB dengan kategori Karimun dan sudah 1.430 kali ditampilkan

KARIMUN - Kebakaran di bulan Ramadhan melanda wilayah Kundur, Kabupaten Karimun, kobaran api membakar dua unit rumah kontrakan milik H.M Taher di jalan A. Yani Samping SMP Negeri 2 Kelurahan Tanjungbatu Kota, Kecamtan Kundur, Minggu (28/6). Kebakaran terjadi pada pagi, sekitar pukul 09.45 WIB.

 

Kebakaran ini membuat warga sekitar dua rumah tersebut berada di tengah kawasan padat penduduk. Rumah kontrakan tersebut ditempati oleh keluraga Zainal dan Keluarga Indra. Saat kejadian tersebut kedua penghuni rumah tersebut tidak berada dirumah mereka luar kota bersama keluarganya, sehingga hampir saja barang-barang dalam rumahnya  tidak bisa diselamatkan dari jilatan api. Beruntung para warga cepat menyelamatkan barang-barang milik kedua korban tersebut.

 

Zainal yang saat itu ditelpon pihak keluarga berada di Batam sedangkan Indra terlebih dahulu sudah berada di Batam sehari sebelum Zainal berangkat ke Batam. Mereka merupakan Petugas PLN Ranting Tanjungbatu Kundru, namun Indra baru saja pensiun dari PLN.

 

Bahkan dari dugaan sementara, rumah di RT 02 RW 10 Kelurahan Tanjungbatu Kota, yang dikontrakkan ke Zainal dan Indra terbakar akibat arus pendek listrik.

 

Kapolsek Kundur Kompol Basta Nababan menyatakan, berdasarkan keterangan tetangga korban, sekira pukul 09.45 Wib saksi melihat api sudah membakar bagian dapur rumah yang ditempati Zainal. Bahkan tidak lama berselang, api kemudian menjalar lalu membakar rumah plantai dua rumah yang ditempati Indra. 

 

“Pada saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong,” sebut Kompol Basta Nababan yang saat ditemui dilokasi kejadian kebakaran tersebut.

 

Lebih lanjut Kompol Basta Nababan mengungkapkan sejauh ini, pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran. Dugaan mencuat kebakaran disebabkan hubungan arus pendek listrik, namun masih perlu diselidiki. Juga dikatakan, tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka dalam kebakaran ini, karena pemilik rumah masih diluar kota. "Untuk sementara, kerugian belum bisa diperkirakan karena pemilik masih diluar kota," katanya.