Kemilau Booming Batu Akik Mulai Meredup di Lingga
LINGGA - Kemilau booming batu akik yang sempat bersinar di bumi Lingga hingga saat ini mulai meredup dan bahkan nyaris hilang. Meredupnya kemilau batu akik ini, membawa dampak bertambah merosotnya perekonomian yang beredar di bumi bunda tanah Melayu ini, Selasa (30/6).
Hal tersebut diakui sumber media ini, yang merupakan seorang pengkolektor dan penjual batu akik di Kabupaten Lingga. "Kemilau booming batu permata sepertinya hanya beberapa bulan saja di Lingga ini, hal ini di karenakan dampak dari prekonomian yang sedang terpuruk dan minimnya lapangan pekerjaan," ungkapnya.
Dia menuturkan, merosot drastisnya perekonomian di Lingga yang saat ini sedang terpuruk dan minimnya lapangan pekerjaan, membuat masyarakat beramai ramai merubah profesi menjadi pencari dan pengrajin batu akik sebagai penopang kehidupannya. Perubahan profesi ini ditambah lagi dengan adanya pemberhentian ratusan tenaga honorer yang bekerja di satuan perangkat kerja daerah Kabupaten Lingga oleh Pemkab Lingga.
"Semua jadi pedagang dan pengerajin Batu Akik, lebih banyak penjual dari pembeli, ini faktor utama demam batu akik cepat meredup," tuturnya.
Menjadi pencari batu dan pengrajin batu, lanjutnya lagi memang tidak butuh sekolah yang tinggi, cukup dengan kemauan saja itu sudah cukup. Namun dikarenakan berbondong bondongnya masyarakat merubah profesi menjadi pencari batu akik dan pengrajin batu, yang dulu pembeli, sekarang malah menjadi pengrajin.
"Bahkan tidak jarang yang terjadi adanya barter antar batu oleh para hobbies batu akik. Diperburuk lagi para pedangan dadakan yang memajang batu akiknya untuk diperdagangkannya seperti menjual kue," tuturnya yang saat ini sudah mengkolektor ratusan jenis batu akik yang berasal dari Lingga.

