Pedagang Sembako di Kijang Keluhkan Para Pembeli Sepi
BINTAN - Sejumlah pedagang sembako yang menempati lapak-lapak di Pasar Kijang mengeluhkan sepi pembeli. Pasalnya, sejak masuknya bulan suci Ramadhan tidak banyak terlihat aktivitas pembeli seperti di pasar-pasar tradisional lainnya.
Pantauan Terkininews.com, Senin (29/06/2015) di Pasar Kijang, kurang terlihat adanya pelonjakan pembeli. Padahal, harga rata-rata sembako dan barang keperluan pokok sehari-hari lainya, belum ada kenaikan harga yang signifikan dan terpantau masih stabil. Seperti yang disampaikan salah seorang pedagang sembako, Ferdi (38). Dia mengatakan bahwa saat ini ia mengalami sedikit penurunan omset dibanding bulan sebelum-sebelum.
Padahal menurutnya, kalau dikaji-kaji harga barang-barang harian, seperti cabai, bawang dan lainnya masih tergolong stabil, belum ada kenaikan yang berarti. "Seperti harga Cabai saat ini masih stabil dikisaran Rp 30 Ribu perkilonya. Sementara untuk bawang merah harganya juga masih stabil diangka Rp 26 ribu. Namun harga itu tidak bisa dipastikan, karena tergantung keadaan cuaca juga," tuturnya.
Dia mengaku, juga tidak mengerti apa yang membuat tingkat kunjungan ke pasar itu mengalami penurunan. ''Bulan-bulan sebelumnya, warga yang datang dan berbelanja di sini masih lumayan ramai. Tapi sekarang, entah apa yang terjadi, justru pembelinya menjadi sepi. Padahal harga barang masih normal-normal saja,'' ucapnya.

