Pesawat Hercules Jatuh, DPR: Stop Pesawat Hibah!

Diterbitkan oleh pada Selasa, 30 Juni 2015 14:58 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 753 kali ditampilkan

Ketua Komisi I DPR RI, Mahfudz Siddiq masih mencari data tentang pesawat Hercules TNI AU C-130 yang jatuh di Jalan Letjen Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara. Pesawat yang jatuh sekira pukul 12.04 WIB itu sempat menghantam bangunan penduduk.


"Yang masih saya pastikan, apakah ini pesawat Hercules yang (jatuh) berasal dari hibah Australia atau pesawat Hercules lama yang habis di-upgrade di Singapura," kata Mahfudz di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2015).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu melanjutkan, kejadian itu semakin memperkuat pentingnya pembaruan alat utama sistem pertahanan (alutsista) TNI. Menurutnya, Indonesia tidak boleh lagi menerima pesawat hibah.

"Modernisasi alutsista harus meninggalkan pola hibah. Jadi, menerima barang bekas atau membeli barang bekas lalu di-upgrade," tegasnya.

Kata Mahfudz, anggaran TNI masih dalam tahapan pembahasan awal. Kejadian tersebut bisa jadi momentum untuk menambah anggaran pengadaan alutsista.

"Saya kira ini momentum tepat untuk melakukan penambahan, bahwa pengadaan alutsista harus benar-benar baru dan didukung dengan anggaran," tambah Mahfudz.

"Sudah lah, kita stop yang namanya hibah pesawat bekas dan kapal bekas. Sudah ada dua kejadian dalam satu bulan ini," keluhnya.(okz)