Surat Perpisahan Kapten Elang Ibu Kota Stefano Mauri

Diterbitkan oleh pada Jumat, 10 Juli 2015 03:06 WIB dengan kategori Olah Raga dan sudah 995 kali ditampilkan

Jika AS Roma memiliki Francesco Totti sebagai kapten abadi tim, maka rival sekotanya Lazio memiliki Stefano Mauri yang telah bermain selama sembilan tahun untuk Elang Ibu Kota. Dan kini, tiba waktunya sang kapten mengucapkan salam perpisahan.


Mauri telah berusia 35 tahun dan kontraknya habis 30 Juni 2015, tanpa adanya perpanjangan kontrak dari manajemen Lazio. Gelandang serang itu pun memberikan surat perpisahan di akun facebook pribadinya (10/7/2015).

Bersama Lazio, Mauri merasakan dua titel Coppa Italia (2008-2009, 2012-2013) dan titel Supercoppa Italia pada 2009. Berikut isi surat perpisahan pemain berpaspor Italia itu:

“Dalam hati saya, saya selalu jadi dan menjadi kapten untuk Lazio tercinta. Saya selalu punya hubungan hebat dengan Presiden (Claudio) Lotito. Saya tak pernah memiliki masalah bahkan terkait finansial,”

“Semua yang dibutuhkan adalah jabat tangan. Selama beberapa hari terakhir saya berbicara beberapa kali dengan Presiden, dan dengan kesempatan bersama kami putuskan untuk mengakhiri hubungan profesional di sini. Setelah hampir 10 tahun yang indah dan berkata selama tinggal dengan senyuman dan tangisan,”

“Saya akan merindukan segalanya. Ban kapten, jersey, ruang ganti dan Formello (tempat latihan Lazio). Saya akan merindukan rekan-rekan saya yang telah saya kapteni selama bertahun-tahun dengan kebanggan besar. Saya akan merindukan semua orang yang telah bertahun-tahun ada di kehidupan sehari-hari saya, dan saya takkan melupakan mereka,”

“Saya akan merindukan fans dan passion mereka, yang mana terbaik di dunia. Terima kasih banyak untuk dukungan Anda, Anda membuat saya tersenyum bahkan di saat saya ingin menangis. Aquile selalu ada di hati saya, saya takkan pernah berhenti menjadi salah satu dari Anda,”

“Biasanya waktu menyembuhkan segala luka, bahkan yang terdalam, dan saya harap hal itu berlaku untuk saya. Ini surat ‘sampai jumpa’ bukan ‘selamat tinggal’. Dengan bangga, kepercayaan dan kehormatan, kapten Anda, Stefano Mauri. Selalu, Forza Lazio!”(okz)