Ramai Pembeli, Pedangan Batam Jadi Malas Melayani Maksimal
Begitupun pedagang kelapa. Karena banyak permintaan, mereka menjadi malas, tak menerima pengupasan. Harus membeli dengan batoknya. “Kalau lagi ramai gini, tak sempat mengupas batok,” beber Yusni pedagang kelapa di pasar tradisional Botania.
Bila seluruh pedagang ramai dikunjungi pembeli. Lain halnya dengan pedagang ikan, mereka hanya bisa melihat antrean di lapak daging yang ada di depannya. “Kalau sekarang (sehari menjelang Idul Fitri), kita hanya menonton saja. Sepi, hanya beberpa kilo saja dari pagi. Normal pembelian ikan setelah lebaran,” ungkap Ahut, pedagang ikan di pasar Mitra Raya. (BP)

