Mahasiswa Korea Belajar Sejarah Melayu di Pulau Penyengat

Diterbitkan oleh pada Sabtu, 18 Juli 2015 17:36 WIB dengan kategori Kepri Terkini dan sudah 1.419 kali ditampilkan

TANJUNGPINANG - Pemandangan tak biasa terlihat di dalam sebuah perahu pompong menuju Pulau Penyengat hari ini (18/7/2015) perahu pompong tersebut dipenuhi turis-turis muda asal Korea Selatan.


Meraka bukan pelancong biasa, tapi mereka adalah Mahasiswa dari Woosung University, Korea Selatan. Kedatangan mereka dalam rangka pertukaran pelajar dan menjalin kerjasama dengan Universitas Internasional Batam (UIB), STISIPOL Raja Haji dan STIE Pembangunan Tanjungpinang.


Kedatangan mereka dihari pertama ini (18/7/2015) adalah untuk berkarya wisata juga mempelajari sejarah melayu di kota Pulau Penyengat. Seperti kita ketahui bahwa sejumlah situs sejarah penting melayu terdapat di sana.


Sesuai agenda, para mahasiswa korea yang berjumlah 23 orang ini akan berada di Tanjungpinang selama 2 hari.  Keesokan harinya, pada hari minggu (19/7/2015) mereka akan berkarya wisata ke Pulau Beralas Pasir. “Besok ke Pulau Beralas Pasir untuk karyawisata. Dan juga dalam rangka belajar bahasa Inggris, snorkling di Pantai Pulau Beralas Pasir,” demikian keterangan dari Syahril, Dosen STISIPOL Raja Haji.


Perarian dekat Pulau Beralas Pasir , Pulau Nikoi dan  adalah perairan yang menghadap ke Laut Cina Selatan yang keelokan pemandangan pantai dan bawah lautnya tidak di ragukan lagi, beberapa lokasi juga favorit untuk olah raga memancing ikan. Bagi yang belum berani untuk mencoba aktivitas snorkling, bisa menikmati suasana pulau beralas pasir seperti mandi di pantai, bermain voly pantai, BBQ, foto foto atau berenang di pantai sekitaran pulau.