Pegawai Honorer Hilang Misterius

Diterbitkan oleh pada Selasa, 21 Juli 2015 21:15 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 929 kali ditampilkan

RENGAT (RIAU) -Pegawai honorer di kantor Camat Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), hilang mendadak secara misterius disaat sedang buang air kecil dibelakang rumah rekannya.


Hilangnya pegawai honorer kecamatan Rengat Barat Inhu bernama Azharudin (41), warga Kelurahan Kampung Dagang kecamatan Rengat‎ secara misterius ini terjadi pada Senin (20/7/15) sekitar pukul 16.00 Wib dibelakang rumah rekannya bernama Atan (40) yang berlokasi di Jalintim Pematang Reba.

Sebagaimana disampaikan Kapolsek Rengat Barat, Kompol Frangky Tambunan Selasa (21/7/15) yang membenarkan adanya laporan tersebut.

"Pada malam itu juga kita langsung melakukan pencarian korban dan memeriksa sejumlah saksi-saksi," ujarnya.

‎Pada lokasi kejadian, polisi tidak menemukan hal yang mencurigakan. Bahkan sandal yang digunakan oleh korban juga tidak ditemukan. Sementara pada saat pencarian, warga menemukan adanya jejak noda darah di dedaunan liar yang tumbuh di dalam hutan. Meski begitu, Kanit Reskrim Polsek Rengat Barat, Iptu P Daulay tidak dapat memastikan apakah darah tersebut merupakan darah Azharudin.

"Belum bisa kita pastikan itu darahnya atau tidak, kita masih melakukan pengecekan," tegasnya. ‎

Menurut Daulay proses pencarian melibatkan ratusan warga. Area yang disisir mulai dari lokasi hilangnya Azharudin lalu masuk ke dalam hutan hingga radius satu kilometer. Terhitung semenjak Senin (20/7/15) kemarin hingga Selasa (21/7/14) sudah 24 jam dilakukan pencarian terhadap korban. Namun hingga kini pencarian masih belum membuahkan hasil.

"Kita masih berupaya mencari, sampai sekarang kita juga masih menyusuri hutan ini, kita belum bisa memastikan penyebab hilangnya. Sementara kasus ini masih dalam penyelidikan," ungkapnya. ‎

Sementara itu Atan pemilik rumah tempat hilangnya Azharudin saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa Senin (20/7/15) sekitar pukul 16.00 WIB, dirinya bersama dengan Azharudin.

"Benar, dia datang kemari naik motor dan kita sempat bermaaf-maafan karena masih suasana lebaran. Saat lagi berbincang dia permisi buang air kecil di belakang rumah dan saya melanjutkan pekerjaan saya yang sempat tertinggal," ucapnya. ‎

Namun setelah lebih kurang 30 menit Azharudin tidak muncul, Atan mencari ke belakang rumahnya. Saat dilihat dibelakang rumahnya Azharudin sudah tidak lagi berada di sana, namun motor yang dikendarai Azharudin masih terparkir di depan rumahnya.

"Saat Azharudin dibelakang saya tidak ada mendengar suara yang mencurigakan, apalagi mendengar suara Azharudin minta tolong, namus pas saya cek dia sudah hilang. Saya‎ sempat berteriak memanggil namanya ke arah hutan yang berada dibelakang rumahnya. Namun sudah beberapa kali panggilan tidak ada terdengar sahutan," urainya.‎

Ditambahkan nya, dirinya juga sempat menghubungi nomor telepon seluler Azharudin, namun nomor yang dituju sudah tidak aktif lagi. Kemudian Atan memanggil sejumlah orang yang tinggal di sekitar lingkungannya untuk melakukan pencarian.

"Kami juga melaporkan hilangnya Azharudin ke Mapolsek Rengat Barat. ‎Bersama warga kami masih terus melakukan pencarian baik di hutan di belakang rumah maupun hutan yang ada didepan rumah ini," tegasnya.

Dihubungi terpisah Imron, adik Azharudin mengungkapkan, abangnya itu pamit dari rumah pada Senin (20/7/15) sekitar pukul 14.00 WIB.

"Waktu itu abang saya pamit pergi berlebaran ke rumah rekan-rekannya, tapi saya tidak tahu ke mana," ujarnya. ‎

Hingga kemudian keluarga mendengar kabar pada pukul 19.00 WIB, bahwa Azharudin telah menghilang semenjak pukul 16.00 WIB.

"Waktu saya mendapat kabar, saya kaget karena awalnya dia pergi dia baik-baik saja," ucapnya.

Imron mengaku bahwa selama ini Azharudin tidak memiliki masalah dengan orang lain. Imron juga menambahkan bahwa disamping menjadi pegawai honorer, Azharudin memiliki usaha rental mobil. Bahkan selama ini usaha rentalnya tidak pernah memiliki masalah dengan pelanggannya. Oleh sebab itu, pihak keluarga memastikan bahwa hilangnya Azharudin tidak berhubungan dengan masalah pribadi atau pekerjaan. Jelasnya. *** (RTC/guh)