Warga Diminta Bahu-Membahu Atasi Masalah Sampah di Batam
BATAM - Sampah menunmpuk sudah menjadi pemandangan biasa di kota yang telaah didaulat sebagai kota terbaik didunia ini. samapah menumpuk tak hanya ditempat-tempat sampah yang telah disediakan bin container dari Dinas Kebersihan saja, namun di berbagai tempat yang dijadikan tempat pembuangan sampah oleh warga.
Kabid Kebersihan DKP kota Batam telah mengatakan bahwa satuan petugas yang beragama selain islam tetap bertugas di hari raya dengan mengerahkan hannya 30 unit kendaraannya. Dan baru menambahnya menjadi 60 unit dihari ke dua.
Walupun Kepala Bidang Kebersihan DKP Kota Batam, Yudi Atmajianto juga menambahkan, melonjaknya volume sampah setelah lebaran juga memperburuk tumpukan sampah dikota Batam “kali ini volume sampah bertambah 200 ton dari biasanya 800 ton.
Sekarang setiaap harinya volume sampah mencapai 1000 ton perhari.”
Namun sepertinya minimnya petugas yang bekerja dan meningkatnya volume sampah bukanlah menjadi sumber utama masalah menumpuknya sampah di Kota. Hal yang tak kalah memperburuk adalah budaya membuang sampah sembarang adalah penyebab lainnya.
Tim terkini news berhasil mendokumentasikan warga yang membuang sampah sembarangan meskipun telah disediakan bin kontainer. Salah seorang warga juga mengaminkan kejadian ini “kebiasaan manusia, di sediain tempat, main buang di luar. andai itu semua masuk bak dan tak berserakan kayak gitu. jadi kalau bak itu penuh langsung di muat tak payah petugas mungutin sampah baud an banyak belatung untuk di masukkan ke dlm bak itu. bayangin saja kalo kita kerja di posisi mereka, akan lebih indah dan bersih masukkan pada bak sampah dulu sampai penuh” ujar agata rahmaniah, warga batam.

