Pembangunan Lapangan Futsal Desa Resun Dinilai Terkesan Asal Jadi

Diterbitkan oleh pada Jumat, 24 Juli 2015 13:27 WIB dengan kategori Lingga dan sudah 1.090 kali ditampilkan

LINGGA - Pembangunan lapangan Futsal yang ada di desa Resun, Kecamatan Lingga Utara, dinilai terkesan asal jadi. Pasalnya pembangunan lapangan yang baru selesai dikerjakan tersebut kondisinya sudah banyak yang retak, Jum'at (24/7).



Hal tersebut disesalkan oleh Rusli, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Resun.
"Kondisi lapangannya, saat ini meski baru selesai dibangun sudah banyak yang retak, dan cat lapangan tidak tebal. Dikhawatirkan dapat membahayakan orang yang memakai lapangan tersebut," kata Rusli.

Rusli mengatakan, kondosi lapangan tidak memadai dan tidak memperhatikan keselamatan pengguna lapangan tersebut.
Semenjak pembangunan tidak pernah ada papan plang kontraktor maupun  pemborongnya. Selain itu, sampai lapangan itu selesai tidak pernah pihak kontraktor menempelken siapa yang mengerjakan proyek tersebut.

"Kita tidak tahu siapa yang mengerjakannya," kata Rusli.

Selain itu, hal yang sama juga diungkapkan Hasanul, perangkat Desa Resun, yang sudah beberapa kali menghubungi pihak yang membangun lapangan futsal tersebut. Namun belum pernah ada jawaban.

"Kita sudah beberapa kali menghubungi mereka, tetapi mereka cuek aja, tidak pernah memberikan keterangan," jelasnya.

Oleh sebab itu, dilanjutkan hasanul, kami berharap pihak yang memberikan bantuan tersebut, bisa meninjau langsung bagaimana pembangunan lapangan Futsal yang ada di Desa Resun tersebut. Pasalnya, kalau tidak diperbaiki lapangan tersebut tidak bisa digunakan.

"Saat ini kondisi lapangannya, retak dan semennya sangat kasar, jadi kalau dipakai takutna akan membahayakan, para pengguna," tutup Hasanul.