FKPBM Kepri Selamatkan Penderita Jantung yang Ditolak Puskesmas
BATAM - Potret kemiskinan dan keadilan sosial yang tidak merata tergambar jelas dalam peristiwa yang dishare oleh Front Kerukunan Pemuda Bugis Makasar (FKPBM) DPD Kepri dalam akunnya, menyayangkan sikap antipasti lingkungan yang seakan-akan tidak peduli.
Seorang warga benama Muh. Nasir yang sedang mengalami sakit cukup parah namun malah ditolak oleh Puskesmas Tg. Bunting Kelurahan Bengkong, Kota Batam, “Dimana RT dan Tetangganya Bapak Ini? Kenapa bisa anda semua yang berdomisili di dekat rumah Muh. Nasir tidak ada yang tahu bahwa bapak ini sakit dan Beliau juga selalu ditolak kalo setiap dibawa kerumah sakit besar dan Puskesmas?,” demmikian nada kecewa yang tertulis dalam akun FKPBM DPD Kepri.
Mereka juga menambahkan Pihak Puskesmas Tg. Guntung tidak memberikan arahan atau rujukan kepada Istri Muh. Nasir sehingga ia tidak membawa suaminya kerumah sakit manapun.
Muh. Nasir menderita penyakit jantung cukup kritis yang menyebabkan buah zakar membesar serta kaki membengkak. Tubuh Muh. Nasir pun makin kurus dari hari kehari.
Ketua FKPBM mengakui pertama kali mendapat laporan tentang Muh. Nasir pertama kali seorang anggota mereka bernama Syarif Bone. Mereka mendapati kondisi keluarga Muh. Nasir begitu memprihatinkan, “Beliau dan istrinya juga tidak bekerja lagi dan tidak punya rumah sendiri selain mengontrak rumah di Tg.Buntung, anak laki-lakinya tidak tahu sama sekali tentang administrasi tidak bisa berbuat banyak,” Ujarnya.
Keluarga ini kemudian dijemput kemudian dibawa oleh Daeng Indra, Ketua FKPBM menuju RSUD Embung Fatimah Kota Batam untuk mendapatkan Perawatan. “Saya selaku Ketua FKPBM DPD Kepri langsung ke lokasi dan hari itu juga saya bawa beliau ke Rumah Sakit RSUD Embung Fatimah Batu Aji Kota batam hingga selesai tugas saya sebagai ummat islam yg harus saling peduli kepada sesame,” ujar Daeng Indra.

