Kejadian Naas Menimpa Warga Desa Sungai Pinang Ketika Mencari Udang di Laut
LINGGA - Safrudin (25) warga Desa Sungai Pinang, Kecamatan Lingga Timur terpaksa harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Lapangan Daik, Senin (27/7). Ketika kejadian naas yang menimpa dirinya saat sedang mencari udang dilaut.
Informasi yang dihimpun media ini, saat kejadian, korban pergi kelaut untuk mencari udang. Satu tali berukuran ibu jari tangan yang hanyut dilaut melilit kipas pompongnya. Namun naas bagi korban, ketika ingin melepaskan lilitan tali dari kipasnya, malah tali tersebut ikut melilit tangan kanan sikorban hingga kondisi tangan korban berbelok arah sendinya dan satu jari tangannya hancur.
Menurut pengakuan dari korban, kejadian tersebut Senin (27/7) pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Berangkat kelaut mencari udang dengan kondisi cuaca buruk, saya langsung menuju lokasi yang telah direncanakan untuk menurunkan jaring (red_alat tangkap udang atau ikan). Sudah selesai menurunkan jaring. Udang yang tertangkap ada sekitar 1 kg lebih.
"cuma sekali rentang jaring, udang ada sekitar 1 kg lebih," ungkapnya dirumah sakit lapangan daik, Senin (27/7).
Dilanjutkannya, ketika sudah selesai mengangkat jaring yang diturunkan, saya ingin berpindah lokasi. Namun ketika itu ada tali berukuran ibu jari tangan melilit kipas pompong saya. Nah saat itu saya ingin melepasnya. Tetapi kondisi mesin masih hidup dengan gas pelan. Tali tersebut malah melilit tangan saya.
"melilit hingga saya hampir terlempar dari pompong," tuturnya.
Namun ketika itu, lanjutnya lagi saya sempat mematikan gas mesin pompong pada waktu tali itu melilit tangan saya. Kalau kondisi mesin pompong masih hidup pasti saya sudah jatuh kelaut. Dengan kondisi tangan kanan yang sudah tidak bisa digerakkan pada saat itu untuk menghidupkan mesin kembali untuk pulang, saya menunggu hingga setengah jam menunggu teman yang lain datang.
"Ketika itu ada teman yang tidak jauh juga dari saya mencari udang. Saya panggil hingga setengah jam baru datang," tuturnya.
Dikatakannya, untuk perawatan, besok saya akan dirujuk kerumah sakit yang ada di Tanjung Pinang. Karena disini tidak ada dokter yang menanangani.
"besok pagi saya dibawa kepinang, untuk mendapatkan perawatan yang lebih maksimal," tutupnya.

